Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,5 yang mengguncang wilayah Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), pada Senin (29/6/2026) dini hari. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Lokasi dan Waktu Kejadian Gempa
Melalui akun resmi di platform X, BMKG menginformasikan bahwa gempa terjadi pada pukul 00.57 WIB. Episenter gempa terletak di koordinat 5,65 Lintang Utara dan 125,50 Bujur Timur. Pusat gempa berada sekitar 225 kilometer di arah Barat Laut Melonguane, Sulawesi Utara.
"Gempa Mag:4,5," tulis BMKG dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Kedalaman dan Dampak Gempa
Dengan kedalaman yang relatif dangkal, yakni 10 kilometer, gempa ini berpotensi menimbulkan guncangan yang terasa di permukaan. Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG terus memantau perkembangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
BMKG juga menyampaikan bahwa informasi yang dirilis masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang diperoleh. "Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," ujar perwakilan BMKG.
Imbauan BMKG kepada Masyarakat
Masyarakat di wilayah sekitar gempa diimbau untuk tidak panik dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang. Pastikan untuk mendapatkan informasi dari sumber resmi seperti BMKG untuk menghindari berita palsu atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.
Gempa bumi merupakan fenomena alam yang sering terjadi di Indonesia karena letak geologisnya yang berada di jalur Cincin Api Pasifik. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan pengetahuan tentang mitigasi bencana sangat penting bagi seluruh masyarakat.



