PM Jepang dan Presiden Prancis Adu 'Kamehameha' Dragon Ball di Pertemuan Diplomatik
PM Jepang dan Presiden Prancis Adu 'Kamehameha' Dragon Ball

PM Jepang dan Presiden Prancis Adu 'Kamehameha' Dragon Ball di Pertemuan Diplomatik

Tokyo - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjukkan sisi santai dalam pertemuan diplomatik dengan beradu jurus ikonik 'Kamehameha' dari serial anime populer Dragon Ball. Momen unik ini terjadi usai konferensi pers mereka di Gedung Tamu Negara di Tokyo pada Rabu (1/4/2026) malam waktu setempat.

Pertemuan Diplomatik yang Diawali dengan Upacara Kehormatan

Pertemuan antara kedua pemimpin negara ini dimulai dengan upacara penghormatan dari pasukan kehormatan Pasukan Bela Diri Jepang, menandakan pentingnya hubungan bilateral antara Jepang dan Prancis. Dalam konferensi pers yang digelar setelahnya, Takaichi menekankan bahwa Prancis merupakan mitra khusus yang memiliki nilai dan prinsip yang sama dengan Jepang.

"Kami sepakat untuk memastikan keamanan navigasi di Selat Hormuz, mengamankan pasokan minyak dan gas yang stabil untuk material penting, serta meredakan perang," ujar Takaichi seperti dilansir dari NHK dan The Independent pada Kamis (2/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kerja Sama Energi dan Dukungan Perdamaian

Di sisi lain, Presiden Macron juga berbicara tentang kerja sama kedua negara dalam menghadapi krisis energi saat ini. Dia menegaskan bahwa Jepang dan Prancis mendukung perdamaian dan akan terus memperkuat kolaborasi di berbagai bidang strategis.

Setelah sesi konferensi pers berakhir, kedua pemimpin bersalaman sebagai tanda penutupan pertemuan formal. Namun, momen tak terduga terjadi ketika Takaichi tiba-tiba membuat pose 'Kamehameha' ke arah Macron.

Momen Santai dengan Sentuhan Budaya Pop Jepang

Macron yang dikenal sebagai penggemar manga atau komik Jepang pun tertawa melihat aksi Takaichi. Tanpa ragu, dia langsung ikut membuat pose 'Kamehameha' ke arah Perdana Menteri Jepang tersebut, menciptakan suasana yang lebih cair dan akrab.

Kecintaan Macron terhadap budaya pop Jepang bukanlah hal baru. Dia sering menyoroti bagaimana popularitas manga di Prancis telah menjadi jembatan budaya antara kedua negara. Momen adu jurus Dragon Ball ini menunjukkan bagaimana elemen hiburan dapat menyatu dalam diplomasi tingkat tinggi.

Pertemuan ini tidak hanya membahas isu-isu serius seperti keamanan energi dan perdamaian, tetapi juga memperlihatkan sisi humanis dari hubungan internasional. Interaksi santai antara Takaichi dan Macron menjadi bukti bahwa diplomasi modern dapat diwarnai dengan sentuhan budaya pop yang mendekatkan kedua bangsa.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga