Soekarno Run 2026: Kolaborasi UMKM Kreatif dan Kuliner untuk Penguatan Ekonomi Rakyat
Soekarno Run 2026 Gandeng UMKM Kreatif dan Kuliner

Soekarno Run 2026: Lebih dari Sekadar Lari, Wujudkan Penguatan Ekonomi Rakyat

Soekarno Run 2026 yang diselenggarakan oleh PDI Perjuangan (PDIP) telah berhasil menciptakan sebuah ajang yang tidak hanya fokus pada aktivitas lari, tetapi juga menjadi wadah untuk memberdayakan ekonomi rakyat melalui kolaborasi produk kreatif dan kuliner Nusantara. Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menekankan bahwa acara ini dirancang untuk menghadirkan semangat Bung Karno dalam inovasi yang dekat dengan generasi muda dan masyarakat luas.

Festival Mustika Rasa: Menghidupkan Kekayaan Rasa Nusantara

Selain menyajikan produk kreatif, Soekarno Run 2026 juga menghadirkan Festival Mustika Rasa yang melibatkan puluhan UMKM kuliner terkurasi. Nama festival ini terinspirasi dari buku legendaris Mustika Rasa yang disusun pada era Bung Karno, bertujuan untuk mengumpulkan dan melestarikan kekayaan rasa kuliner Indonesia. Festival ini menampilkan berbagai hidangan tradisional, mulai dari makanan utama hingga jajanan pasar, sebagai upaya nyata dalam mendukung penguatan ekonomi rakyat.

Kunjungan Hasto Kristiyanto ke Area Festival

Usai menyelesaikan lari jarak 10K, Hasto Kristiyanto menyempatkan diri untuk mengunjungi sejumlah stan di area festival yang berlokasi di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, dia didampingi oleh Diah Safira Octaliakasih, putri dari Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital, Prananda Prabowo, yang juga merupakan cucu Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Ini kreativitas yang luar biasa, memadukan semangat Bung Karno dengan inovasi produk yang dekat dengan anak muda dan ekonomi kerakyatan," seru Hasto di lokasi pada Minggu, 13 Februari 2026. Suasana hangat terlihat saat keduanya berbincang sembari menikmati sajian Soto Mie di area festival.

Produk Kreatif yang Menarik Perhatian

Hasto dan Diah kemudian berkeliling melihat berbagai produk kreatif di Balai Kreasi MPP (Media Pintar Perjuangan). Perhatian mereka tertuju pada beberapa item unggulan, antara lain:

  • Boneka maskot PDIP ‘Barata’ (Banteng Rakyat Tangguh) yang didesain dengan gaya pop untuk menarik minat kalangan milenial dan Gen Z.
  • Koleksi fashion bertema Bung Karno yang menggabungkan unsur tradisional dan modern.
  • Kerajinan tangan lokal seperti anyaman rotan yang menunjukkan kekayaan budaya Indonesia.

Komitmen Pelestarian Budaya dan Ekonomi Rakyat

Setelah meninjau Balai Kreasi dan Festival Mustika Rasa, Hasto melanjutkan kunjungan ke stan RedMe sebelum akhirnya menikmati penampilan musik dari penyanyi Nassar di panggung utama. Melalui kolaborasi ini, Soekarno Run 2026 menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai platform yang mendukung penguatan ekonomi rakyat dan pelestarian budaya Nusantara secara berkelanjutan.

Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan yang positif dan produktif, sambil tetap menghargai warisan budaya Indonesia. Dengan menggandeng UMKM kreatif dan kuliner, Soekarno Run 2026 membuktikan bahwa semangat kebangsaan dapat diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga