Ibas Soroti Peran Gotong Royong dalam JKN untuk UMKM
Ibas Soroti Gotong Royong JKN untuk UMKM

Ibas Soroti Pentingnya Gotong Royong dalam Sistem JKN bagi Pelaku UMKM

Edhie Baskoro Yudhoyono, yang akrab disapa Ibas, menekankan bahwa semangat gotong royong memainkan peran krusial dalam implementasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini sangat diperlukan untuk memastikan perlindungan kesehatan yang lebih luas dan berkelanjutan bagi sektor usaha yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Dukungan untuk Ketahanan Ekonomi UMKM

Ibas menjelaskan bahwa UMKM sering kali menghadapi tantangan dalam mengakses layanan kesehatan yang memadai, terutama karena keterbatasan finansial dan kurangnya pemahaman tentang sistem asuransi. Dengan mengintegrasikan prinsip gotong royong ke dalam sistem JKN, diharapkan dapat tercipta mekanisme yang lebih inklusif dan terjangkau. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Gotong royong dalam konteks ini berarti melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk bersama-sama mendukung program JKN. Ibas menambahkan bahwa pendekatan ini dapat membantu mengurangi beban biaya kesehatan yang harus ditanggung oleh UMKM, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis.

Langkah-Langkah yang Diperlukan

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ibas mengusulkan beberapa langkah konkret. Pertama, perlu adanya sosialisasi yang lebih intensif tentang manfaat JKN bagi UMKM, termasuk cara pendaftaran dan penggunaan layanannya. Kedua, pemerintah harus mempertimbangkan insentif atau subsidi bagi pelaku UMKM yang bergabung dalam program ini, agar partisipasi mereka semakin meningkat.

Selain itu, kolaborasi dengan lembaga keuangan dan asuransi swasta juga dinilai penting untuk mengembangkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Dengan demikian, sistem JKN tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman kesehatan, tetapi juga sebagai alat untuk mendorong pertumbuhan usaha yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Ibas menegaskan bahwa tanpa semangat gotong royong, upaya untuk memperluas cakupan JKN bagi UMKM mungkin akan menghadapi kendala signifikan. Oleh karena itu, semua pihak harus bekerja sama untuk menciptakan ekosistem yang mendukung, demi tercapainya tujuan bersama dalam meningkatkan akses kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.