Ketua Bakom RI Ledek Menkeu Soal Saham: Pak Purbaya Bukan Trader
Ketua Bakom RI Ledek Menkeu: Pak Purbaya Bukan Trader

Jakarta - Ketua Badan Komunikasi (Bakom) RI, M Qodari, melontarkan candaan terkait Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menyarankan publik untuk membeli saham di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih terpuruk. Qodari dengan santai menyebut bahwa Purbaya bukanlah seorang trader.

Kelakar ini disampaikan Qodari saat acara peluncuran buku berjudul 'Presiden Solusi' di Jakarta Selatan pada Senin, 8 Juni 2026. Awalnya, ia menanggapi pertanyaan mengenai kondisi saham saat ini di tengah IHSG yang masih menunjukkan tren negatif. "Pertama, kalau main saham jangan lihat IHSG secara keseluruhan, kita pegang emiten. Emiten saya waktu itu sudah cuan, jadi saya sudah check out duluan," ujar Qodari sambil tertawa.

Pentingnya Target dalam Trading

Lebih lanjut, Qodari menekankan pentingnya bagi para trader untuk memiliki target yang jelas saat bermain saham. "Karena kita harus mengukur juga kalau mau trading, kita harus punya target di angka berapa. Masalah kita biasanya di emosi, di psikologi, 'ah kayaknya nanti naik lagi', nah itu tidak boleh, harus disiplin. Kalau target sudah tercapai, misalnya 35% atau 40%, kita harus keluar," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ia kemudian menyinggung pernyataan Purbaya yang beberapa waktu lalu menyarankan masyarakat untuk membeli saham. Qodari bercanda bahwa Purbaya bukanlah seorang trader. "Pak Purbaya itu Menteri Keuangan, bukan trader. Iya, makanya saya kasih tahu sekarang, lihat makronya, tapi juga lihat emitennya," tutur Qodari sambil kembali tertawa.

Pernyataan Purbaya Sebelumnya

Sebelumnya, dilansir dari detikfinance, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak terlalu khawatir dengan pelemahan IHSG yang cukup dalam. Menurutnya, situasi seperti ini justru menjadi waktu yang tepat untuk masuk dan membeli saham. Ia menilai saat ini banyak saham yang harganya murah dan meminta investor tidak perlu takut untuk membeli di bursa efek Indonesia.

"Jadi, teman-teman tidak usah khawatir, investor pasar saham kalau saya bilang jangan takut serok ke bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari sudah balik. Jadi, jangan lupa beli saham," kata Purbaya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin, 18 Mei 2026.

Sebelumnya, Istana juga telah membantah rumor pergantian Menteri Keuangan, menegaskan bahwa mereka bekerja berdasarkan fakta, bukan isu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga