Rupiah Tembus Rekor Terendah Sejarah, Sentuh Rp 17.105 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan signifikan hingga menyentuh level terendah sepanjang sejarah. Pada penutupan perdagangan Selasa, 7 April 2026, kurs spot rupiah terkoreksi sebesar 0,41 persen ke posisi Rp 17.105 per dolar Amerika Serikat (AS).
Perbandingan dengan Data Sebelumnya
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada hari sebelumnya tercatat di level Rp 17.092 per dolar AS. Pelemahan ini membuat rupiah semakin menjauh dari asumsi rata-rata dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 16.500 per dolar AS.
Sepanjang tahun 2026, rata-rata kurs spot rupiah tercatat di level Rp 16.869 per dolar AS. Kondisi ini menandakan tekanan yang terus berlanjut pada mata uang nasional di tengah dinamika ekonomi global.
Analis menilai pelemahan rupiah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal, termasuk ketidakpastian pasar keuangan internasional dan kondisi perekonomian domestik. Pemerintah dan otoritas moneter diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan nilai tukar dan mendukung pertumbuhan ekonomi.



