Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Selasa (28/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat.
Berdasarkan pantauan detikcom, Prabowo tiba di TPST BLE yang berlokasi di Desa Kaliori, Banyumas, sekitar pukul 13.50 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dengan mendengarkan paparan dari Kepala UPTD TPST Banyumas, Edy Nugroho, mengenai kapasitas dan proses pengolahan sampah di fasilitas tersebut.
Pengolahan Sampah di Banyumas
TPST BLE saat ini mampu mengolah sekitar 574,52 ton sampah per hari, yang setara dengan 77,76 persen dari total sampah rumah tangga dan sampah sejenis di Banyumas yang mencapai 738,84 ton per hari. Dengan demikian, masih terdapat sisa sampah yang belum terkelola sebanyak 164,32 ton per hari atau 22,24 persen.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo meninjau langsung hasil produksi dari pengolahan sampah. Sampah yang diolah di TPST BLE berhasil dikonversi menjadi pelet organik, biji plastik, paving block, hingga genteng. Presiden tampak memegang beberapa produk hasil daur ulang sambil berdiskusi dengan para pejabat terkait.
Pendamping dan Pejabat Hadir
Selain Jumhur Hidayat, Prabowo juga didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Koordinator Pangan Hanif Faisol. Turut hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Banyumas Sadewo.
Prabowo kemudian melanjutkan kunjungan dengan memasuki area proses pengelolaan sampah. Ia menyaksikan secara langsung aktivitas para pekerja di lokasi dan juga melihat timbunan sampah yang belum terkelola. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.



