Rumah 2 Lantai di Bogor Ambruk saat Hujan Deras, Diduga Akibat Beban Berat
Rumah 2 Lantai di Bogor Ambruk saat Hujan Deras

Rumah 2 Lantai di Bogor Ambruk saat Hujan Deras, Diduga Akibat Beban Berat

Sebuah rumah berlantai dua di Desa Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami keruntuhan total pada Selasa (10/3) malam. Insiden ini terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, menambah beban pada struktur bangunan yang sudah rapuh.

Penyebab Keruntuhan

Menurut keterangan dari Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, penyebab utama ambruknya rumah tersebut adalah konstruksi lantai satu yang sudah rapuh. Konstruksi ini tidak mampu menahan beban berat yang ada di lantai dua, terutama dengan kondisi cuaca yang buruk.

"Menurut keterangan pemilik rumah, konstruksi bangunan lantai 1 yang sudah rapuh tidak kuat menahan berat beban pada lantai 2. Ditambah cuaca saat itu hujan deras hingga mengakibatkan satu unit rumah berlantai 2 runtuh atau ambruk," jelas Adam pada Rabu (11/3/2026).

Penanganan dan Dampak

Petugas BPBD menerima laporan dari warga sekitar pukul 22.00 WIB dan segera melakukan penanganan kebencanaan. Proses penanganan memakan waktu sekitar satu jam, dengan fokus pada evaluasi kerusakan dan keamanan area.

"Waktu penanganan 1 jam, korban terdampak diperkirakan satu unit rumah rusak berat," tambah Adam. Meskipun kerusakan parah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena rumah tersebut telah dikosongkan oleh pemiliknya selama hampir dua tahun.

Kondisi Terkini

Saat ini, bangunan yang ambruk belum diperbaiki. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi risiko serupa di area sekitarnya, terutama dengan musim hujan yang masih berlangsung.

"Situasi akhir untuk saat ini kerusakan bangunan belum diperbaiki. Rumah sudah hampir 2 tahun dikosongkan oleh pemiliknya," ucap Adam, menekankan pentingnya pemeliharaan struktur bangunan tua.

Kejadian ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya inspeksi rutin pada konstruksi rumah, terutama yang sudah berusia lama atau tidak ditempati, untuk mencegah insiden serupa di masa depan.