Jakarta – Ketergantungan industri ritel pada kanal digital memaksa evaluasi ulang terhadap urgensi keberadaan toko fisik. Pada sektor peranti rumah tangga, platform belanja daring belum mampu sepenuhnya menggantikan interaksi fisik konsumen terhadap barang bernilai tinggi. Keputusan pembelian kompor tanam, lemari es berspesifikasi besar, hingga mesin pencuci piring otomatis membutuhkan verifikasi visual, sentuhan material, dan konsultasi teknis secara langsung guna meminimalkan risiko kesalahan instalasi di rumah.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, Modena meresmikan lima gerai Modena Home Center (MHC) secara serentak di lima wilayah, yaitu Sawangan (Depok), Bandung, Semarang, Malang, dan Muara Enim. Langkah ini menunjukkan komitmen Modena dalam menghadirkan pengalaman belanja yang lebih personal dan informatif bagi konsumen. Dengan adanya gerai fisik, konsumen dapat melihat langsung produk, merasakan material, dan berkonsultasi dengan tenaga ahli sebelum memutuskan pembelian.
Pentingnya Interaksi Fisik dalam Pembelian Produk Bernilai Tinggi
Produk peranti rumah tangga seperti kompor tanam, lemari es besar, dan mesin pencuci piring memiliki nilai investasi yang cukup tinggi. Kesalahan dalam pemilihan atau instalasi dapat menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, konsumen cenderung membutuhkan interaksi fisik untuk memastikan produk sesuai dengan kebutuhan dan kondisi rumah mereka. Modena memahami hal ini dan menghadirkan gerai fisik sebagai solusi.
Lima Gerai Baru Modena Home Center
Kelima gerai MHC yang baru diresmikan tersebut tersebar di berbagai wilayah strategis. Berikut daftar lokasinya:
- Sawangan, Depok
- Bandung
- Semarang
- Malang
- Muara Enim
Dengan hadirnya gerai-gerai ini, konsumen di wilayah tersebut dapat lebih mudah mengakses produk Modena dan mendapatkan pelayanan terbaik. Modena berharap langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperkuat posisi mereka di pasar peranti rumah tangga Indonesia.



