Kementerian Transmigrasi Targetkan Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru
Kementrans Targetkan Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru

Kementerian Transmigrasi Targetkan Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru

Kementerian Transmigrasi mengajak Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) untuk membantu pemerintah dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai kawasan transmigrasi. Ajakan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 PATRI di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) Transmigrasi, Yogyakarta, pada Sabtu malam, 7 Februari 2026.

Program 2026 untuk Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan

Viva Yoga menyatakan bahwa Rakernas ke-5 PATRI diikuti oleh anak-anak transmigran dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. Ia menegaskan bahwa PATRI merupakan mitra strategis Kementerian Transmigrasi dalam mendukung pelaksanaan sejumlah program pemerintah. "Kementerian Transmigrasi di tahun 2026 ini akan melakukan program-program sesuai dengan arahan Bapak Prabowo untuk merealisasikan visi Astacita Presiden," ujar Viva Yoga.

Melalui berbagai program tersebut, Kementerian Transmigrasi menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi, pendapatan, serta kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. Upaya ini dilakukan antara lain dengan menciptakan peluang dan lapangan kerja baru melalui pengembangan produk unggulan di wilayah transmigrasi. "Kita melakukan kerja sama dengan mitra dari swasta dan para investor, agar di kawasan transmigrasi itu tumbuh pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru," jelasnya.

Dorong Pengembangan Produk Unggulan dan Kerja Sama Swasta

Kerja sama dengan pihak swasta dan investor diharapkan mampu mendorong pengembangan berbagai produk unggulan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Viva Yoga menegaskan bahwa Kementerian Transmigrasi terus berupaya melakukan transformasi transmigrasi agar mampu menciptakan peluang usaha baru secara berkelanjutan. "Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui program-program ekonomi, melalui pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi agar lebih unggul," ucapnya.

Viva Yoga optimistis bahwa sejumlah rencana dan program yang digulirkan Kementerian Transmigrasi dapat mengembangkan kawasan transmigrasi sebagai pusat ekonomi baru. Menurutnya, hal tersebut memerlukan kesinambungan antara program pemerintah dengan dukungan swasta dan investor. "Dengan beberapa ide dan gagasan itu, tentu akan dapat menciptakan pengembangan ekonomi yang lebih inovatif dan kreatif," pungkas Viva Yoga.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat transmigran melalui pelatihan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan fokus pada inovasi dan kreativitas, kawasan transmigrasi diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam pembangunan ekonomi nasional.