The Dudas Minus One Syuting di Banyuwangi, Kagum Keindahan Bumi Blambangan
Daya tarik Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi pilihan lokasi syuting artis ternama. Kali ini, geng motor selebritas The Dudas Minus One yang beranggotakan Raffi Ahmad, Gading Marten, Desta, dan Ariel NOAH, syuting program terbaru mereka di wilayah yang dijuluki Bumi Blambangan.
Eksplorasi Dua Hari di Banyuwangi
Selama proses syuting, para artis ternama itu mengeksplorasi berbagai destinasi di Banyuwangi, selama dua hari, Sabtu-Minggu 11-12 April 2026. Dalam perjalanan tersebut, juga terlihat aktris muda Niken Anjani yang turut serta dalam rombongan. Aktivitas mereka selama di Banyuwangi banyak dibagikan melalui akun media sosial @raffinagita1717, dan langsung menarik perhatian warganet serta masyarakat setempat.
"Banyuwangi sangat keren!" ujar Raffi Ahmad dikutip dari siaran pers Pemkab Banyuwangi yang mengutip Instagram resmi @raffinagita1717, Selasa (14/4/2026). Pernyataan tersebut kemudian diamini oleh Desta, Ariel, Gading, dan Niken, menunjukkan kesan positif mereka terhadap kota ini.
Kunjungan ke Desa Wisata Adat Kemiren
Selama di Banyuwangi, diawali dengan kunjungan ke Desa Wisata Adat Kemiren, yang dikenal sebagai pusat budaya suku Osing, Sabtu (11/4). Di lokasi ini, mereka mengeksplorasi desa wisata adat ini dengan penuh antusias. Dari Kemiren, mereka mencicipi kuliner lokal. Salah satunya adalah Nasi Tempong Mbok Nah yang terkenal dengan sambal pedasnya nan segar.
Menu khas ini menjadi pengalaman kuliner yang berkesan bagi para artis ibu kota tersebut, sekaligus memperkaya pengalaman mereka selama di Banyuwangi. "Jadi kalau kalian mau cobain makanan enak di Banyuwangi, ada namanya Mbok Nah. Ini ternyata nasinya enak dan lezat," kata Raffi seperti yang diunggah di akun instagramnya.
Raffi juga menanyakan pendapat rekan-rekannya tentang hidangan yang disajikan. "Bagaimana teman-teman, enak teman-teman?" yang dijawab "mantap" sambil disambut tawa. Warga yang datang ke warung itu juga diajak makan bersama. Tak sedikit yang mengabadikan momen pertemuan dengan The Dudas Minus One, menciptakan interaksi yang hangat.
Petualangan ke Air Terjun Jagir dan Hutan De Djawatan
Keesokan harinya, petualangan berlanjut ke Air Terjun Jagir. Selain menikmati panorama alam, rombongan juga melakukan berbagai aktivitas yang memacu adrenalin. Momen menarik terjadi saat pengunjung menyapa Ariel dan Niken dengan julukan 'Dilan dan Ancika', merujuk pada karakter film yang pernah mereka perankan. Interaksi spontan ini menambah suasana syuting menjadi lebih hidup dan penuh canda.
Perjalanan dilanjutkan dengan riding ke destinasi De Djawatan, kawasan hutan dengan deretan pohon trembesi raksasa yang kerap disebut mirip latar film fantasi. Hutan de Djawatan berlokasi di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, yang dikenal dengan pepohonan trembesi raksasa berusia ratusan tahun. Pemandangan di lokasi tersebut tampak unik, menyerupai hutan Fangorn dalam film Lord of the Rings, memberikan pengalaman visual yang memukau.
Antusiasme Warga Banyuwangi
Antusiasme warga Banyuwangi terlihat jelas sepanjang kegiatan syuting. Banyak di antara mereka yang menyaksikan dari kejauhan dan memberikan dukungan kepada para selebritas tersebut. Kehadiran The Dudas Minus One tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat promosi pariwisata Banyuwangi melalui media sosial dan liputan media.
Kegiatan syuting ini menunjukkan bagaimana Banyuwangi terus menjadi destinasi favorit untuk produksi konten hiburan, berkat keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan warganya. Para artis pun pulang dengan kenangan indah dan cerita menarik untuk dibagikan kepada penggemar mereka.



