Warga Misterius Sumbang Emas Batangan Rp 61 Miliar untuk Perbaikan Pipa di Osaka
Sumbangan Emas Rp 61 Miliar untuk Perbaikan Pipa Osaka

Warga Misterius Sumbang Emas Batangan Rp 61 Miliar untuk Perbaikan Pipa di Osaka

Kota Osaka, Jepang, dikejutkan oleh pemberian yang sangat luar biasa dari seorang warga misterius. Donor anonim tersebut menyumbangkan emas batangan senilai 560 juta yen, yang setara dengan sekitar Rp 61 miliar berdasarkan kurs pada Selasa, 24 Februari 2026. Hadiah emas ini memiliki tujuan yang sangat spesifik, yaitu untuk mendanai perbaikan pipa-pipa tua yang ada di kota tersebut.

Penyerahan Emas Batangan ke Biro Perairan Kota Osaka

Wali Kota Osaka, Hideyuki Yokoyama, mengungkapkan bahwa emas batangan dengan berat total 21 kilogram itu telah diserahkan secara resmi kepada Biro Perairan Kota Osaka pada November 2025 lalu. Penyerahan ini dilakukan tanpa mengungkap identitas sang donor, yang tetap memilih untuk anonim dalam aksi filantropinya yang besar.

"Kami benar-benar terkejut dengan sumbangan yang sangat besar ini," kata Wali Kota Yokoyama dalam pernyataannya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kontribusi tersebut, yang dianggapnya sebagai bentuk kepedulian yang luar biasa terhadap infrastruktur kota. Pipa-pipa tua di Osaka telah lama menjadi perhatian karena kondisinya yang memerlukan perbaikan mendesak untuk memastikan pasokan air yang aman dan efisien bagi warga.

Tujuan Khusus Sumbangan untuk Infrastruktur Kota

Sumbangan emas batangan ini bukanlah pemberian biasa, melainkan ditujukan secara khusus untuk proyek perbaikan pipa. Donor anonim menyatakan keinginannya agar dana tersebut digunakan untuk memperbaiki pipa-pipa tua yang ada di Osaka, yang mungkin telah mengalami kerusakan atau keausan seiring waktu. Hal ini menunjukkan keprihatinan terhadap keberlanjutan dan kualitas layanan publik di kota tersebut.

Pihak berwenang di Osaka kini sedang mempertimbangkan cara terbaik untuk mengalokasikan dana dari emas batangan ini. Mereka berencana untuk menggunakan sumbangan tersebut dalam program perawatan dan renovasi infrastruktur perairan, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga serta mendukung pembangunan kota yang lebih berkelanjutan.

Insiden ini menjadi contoh langka di mana sumbangan besar diberikan secara anonim dengan tujuan yang jelas dan bermanfaat bagi masyarakat. Kota Osaka berkomitmen untuk memastikan bahwa emas batangan senilai Rp 61 miliar ini digunakan secara transparan dan efisien, sesuai dengan harapan donor misterius tersebut.