Pramono Akui Masih Perjuangkan Venue Konser BTS di Jakarta: JIS atau GBK?
Pramono Perjuangkan Venue Konser BTS: JIS atau GBK?

Pramono Akui Masih Perjuangkan Venue Konser BTS di Jakarta: JIS atau GBK?

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara terbuka mengakui bahwa ia masih dalam proses perjuangan untuk menentukan lokasi konser grup musik legendaris Korea Selatan, BTS, di ibu kota. Dalam pernyataannya, Pramono menyebutkan bahwa terdapat dua opsi utama yang sedang dipertimbangkan, yaitu Jakarta International Stadium (JIS) atau Gelora Bung Karno (GBK).

Pernyataan Resmi dalam Musrenbang

Hal ini disampaikan oleh Pramono saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2027 di Balai Kota Jakarta, pada Kamis (16/4/2026). "Yang saya belum berhasil itu betul-betul saya pengen BTS main di sana (JIS). Ini lagi fight untuk apakah di JIS atau di GBK," ujar Pramono dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, "Ya walaupun dua-duanya di Jakarta, tapi saya pengen banget apa GBK apa JIS itu mendapatkan tantangan kalau bagaimana kalau BTS main di sana." Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat Pramono untuk memastikan bahwa konser BTS tidak hanya terlaksana, tetapi juga memberikan dampak positif bagi infrastruktur dan citra Jakarta.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rencana Konser Lainnya: The Weeknd di JIS

Selain membahas konser BTS, Pramono juga mengungkapkan rencana lain yang sedang dipersiapkan. Ia menyebutkan bahwa grup band internasional ternama, The Weeknd, direncanakan akan tampil di JIS pada tahun ini. "Tapi saya mendapatkan laporan dari Dirut Jakpro, The Weeknd. Bener, The Weeknd itu favorit saya lho. Akan main, mudah-mudahan ini bisa betul-betul," tuturnya dengan antusias.

Menurut Pramono, menghadirkan konser artis internasional seperti BTS dan The Weeknd merupakan bagian integral dari strategi untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif. Ia meyakini bahwa acara berskala internasional semacam ini mampu secara signifikan mendongkrak daya tarik Jakarta, tidak hanya sebagai pusat bisnis, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang menarik.

Dampak Positif bagi Pariwisata Jakarta

Pramono lebih lanjut menjelaskan bahwa tren kunjungan wisatawan ke Jakarta menunjukkan peningkatan yang menggembirakan, terutama dalam hal durasi tinggal. "Bahkan sekarang ini ada tren baru, orang ke Jakarta ini mereka akan bertahan lebih lama di Jakarta. Kalau dulu average orang tinggal di Jakarta itu rata-rata hanya satu hari koma dua lima atau satu setengah hari, sekarang rata-rata sudah 2,8 sampai dengan tiga hari," ungkapnya.

Ia mengaitkan peningkatan ini dengan transformasi persepsi terhadap Jakarta. "Kenapa itu terjadi? Karena mereka merasa bahwa di Jakarta bukan semata-mata kota bisnis tetapi juga menjadi kota wisata. Bahkan wisatanya yang utama itu sekarang adalah wisata belanja," imbuh Pramono. Dengan demikian, konser besar seperti BTS diharapkan dapat memperkuat tren ini dan menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Secara keseluruhan, perjuangan Pramono dalam menentukan venue konser BTS mencerminkan upaya serius pemerintah DKI Jakarta untuk meningkatkan posisi ibu kota di kancah global, melalui event hiburan berskala internasional yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga