Jemaah haji Indonesia kini dapat memanfaatkan layanan peminjaman kursi roda gratis di Masjidil Haram. Layanan ini disediakan di area pintu Babussalam dan bertujuan membantu jemaah lanjut usia serta mereka yang memiliki keterbatasan fisik dalam menjalankan ibadah umrah dan haji.
Cara Meminjam Kursi Roda Gratis
Petugas Perlindungan Jemaah Seksi Khusus (Seksus) Masjidil Haram Daerah Kerja (Daker) Makkah, Murtini, menjelaskan bahwa jemaah yang ingin menggunakan layanan gratis cukup menunjukkan barcode pada kartu Nusuk. Setelah selesai digunakan, kursi roda tidak perlu dikembalikan ke lokasi awal peminjaman. Petugas akan mengumpulkan kursi roda dari terminal-terminal sekitar Masjidil Haram.
“Taruh saja di terminal. Nanti ada petugas yang menyisir kursi rodanya dan dibawa kembali,” ujarnya saat ditemui tim Media Center Haji di Makkah, Sabtu, 9 Mei 2026.
Jumlah Kursi Roda dan Layanan Tambahan
Murtini menyebutkan bahwa jumlah kursi roda gratis yang tersedia mencapai ratusan unit, mengingat tingginya jumlah jemaah yang datang setiap hari. Namun, perlu diingat bahwa layanan ini belum termasuk pendorong kursi roda. Jemaah yang membutuhkan pendorong dapat menggunakan layanan berbayar yang tersedia di Masjidil Haram. Pastikan pendorong memiliki tasreh resmi dan biasanya mengenakan rompi bertuliskan “Cart Service.” Jika ragu, jemaah dapat meminta bantuan petugas haji Indonesia untuk bernegosiasi.
Tarif Layanan Berbayar
Tarif penggunaan kursi roda untuk tawaf dan sa'i dipatok sebesar 200 riyal. Sementara tarif khusus sa'i sebesar 75 riyal dan tawaf seharga 125 riyal. Harga tersebut berlaku sebelum puncak musim haji. “Nanti ketika sudah puncak haji, harganya akan berubah, lebih mahal lagi,” kata Murtini.
Pos Penyediaan Kursi Roda Gratis
Petugas Seksus Masjidil Haram menyediakan kursi roda di sejumlah pos, namun jumlahnya terbatas. Berikut adalah 10 pos dan satu pos bayangan:
- Pos 1: Terminal Syib Amir
- Pos 2: Exit Marwah
- Pos 3: Area Sa'i
- Pos 4: Area Tawaf
- Pos 5: Pintu Babussalam
- Pos 6: WC 3
- Pos 7: Terminal Ajyad
- Pos 8: Darul Tauhid
- Pos 9: Depan Hotel Anjum
- Pos 10: Terminal Jabal Ka'bah
- Pos bayangan: Antara WC 9 dan pintu Babussalam
“Ada persimpangan di situ (area pos bayangan), di mana jemaah sering berbelok arah ke Terminal Bab Ali. Kami taruh pos bayangan di sana agar menghalau jemaah agar tidak salah masuk terminal,” bebernya.
Tips Menghindari Kepadatan dan Panas Ekstrem
Murtini mengimbau jemaah untuk menghindari aktivitas ibadah di Masjidil Haram pada pukul 10.00 hingga 15.00 waktu Arab Saudi karena suhu udara dapat mencapai 40 hingga 44 derajat Celsius. Kondisi panas ekstrem berisiko memicu heatstroke dan gangguan kesehatan lainnya.
Bagi jemaah yang ingin dijemput sejak di terminal bus shalawat, dapat memanfaatkan program kartu kendali. Pesan kursi roda plus pendorong melalui ketua regu atau rombongan yang akan menginformasikan kebutuhan tersebut pada petugas layanan Lansia dan Disabilitas (Landis) di terminal.



