Pekanbaru Luncurkan Program Penukaran Sampah Jadi Uang Pertama di Sumatera
Pekanbaru Sediakan Penukaran Sampah Jadi Uang Pertama di Sumatera

Pekanbaru Luncurkan Program Penukaran Sampah Jadi Uang Pertama di Sumatera

Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggencarkan upaya penataan kota dengan visi menjadikan Pekanbaru sebagai Green City yang berkelanjutan. Salah satu sektor yang mendapat perhatian serius adalah pengelolaan sampah, yang kini dihadirkan dengan solusi inovatif berupa fasilitas penukaran sampah menjadi uang bagi masyarakat.

Kolaborasi dengan Rekosistem untuk Solusi Digital

Program penukaran sampah ini merupakan gagasan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, sebagai langkah konkret untuk mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah. Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan Rekosistem, sebuah perusahaan teknologi pengelolaan sampah dan pemulihan material dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, masyarakat dapat menukarkan berbagai jenis sampah yang masih memiliki nilai ekonomi menjadi uang secara digital. Agung Nugroho menegaskan bahwa program ini merupakan upaya Pemkot Pekanbaru untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di kota tersebut.

"Ini salah satu upaya Pemko Pekanbaru untuk mengatasi persoalan sampah. Masyarakat tidak hanya membuang sampah, tetapi juga bisa mendapatkan nilai ekonomi dari sampah tersebut," ujarnya pada Minggu, 8 Maret 2026.

Mekanisme dan Jenis Sampah yang Dapat Ditukarkan

Untuk memanfaatkan layanan ini, masyarakat harus mengunduh aplikasi Rekosistem di ponsel, membuat akun, dan melakukan penukaran sampah di lokasi drop point yang telah disediakan. Jenis sampah yang dapat ditukarkan cukup beragam, meliputi:

  • Plastik dan botol plastik
  • Botol kaca
  • Minyak jelantah
  • Kertas atau kardus
  • Logam
  • Barang elektronik bekas

Pembiayaan Tanpa APBD dan Lokasi Strategis

Menariknya, seluruh fasilitas dalam program ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Agung Nugroho menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan ditanggung oleh pihak ketiga, yaitu Rekosistem, sehingga sistem berjalan secara digital dan terintegrasi.

Program ini bahkan menjadi yang pertama di Sumatera yang menyediakan fasilitas penukaran sampah menjadi uang berbasis aplikasi dengan jaringan drop point di berbagai lokasi strategis kota. Berikut adalah daftar 10 lokasi drop point di Pekanbaru:

  1. RTH Putri Kaca Mayang
  2. Area dekat Wisata Alam Mayang
  3. Area dekat Universitas Riau Kampus Panam
  4. TRC Pekanbaru Aman 112
  5. Depan Ramayana STC
  6. Mall Pelayanan Publik Pekanbaru
  7. Stadion Utama Riau
  8. Taman dekat MPP
  9. Pasar Pagi Panam
  10. Simpang 4 Taman Rekreasi Rumbai

Selain menyediakan fasilitas drop point, Rekosistem juga akan menghadirkan tempat pengolahan sampah sehingga seluruh proses pengelolaan berjalan berbasis sistem yang efisien.

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Pekanbaru semakin aktif memilah sampah dari rumah serta ikut berkontribusi dalam menjaga kebersihan kota. Program ini tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga manfaat ekonomi dari sampah yang mereka kumpulkan, mendorong partisipasi aktif dalam mewujudkan Green City yang lebih bersih dan berkelanjutan.