Lembang Dipadati Wisatawan dan Pemudik di Hari Lebaran 2026, Lalu Lintas Mengular
Kawasan wisata Lembang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi tujuan utama bagi pemudik dan wisatawan lokal pada hari Lebaran 2026. Lalu lintas di lokasi tersebut mengalami kepadatan yang signifikan, dengan kendaraan mengular sepanjang jalan.
Kemacetan Parah di Jalan Raya Lembang
Pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, ruas Jalan Raya Lembang dilaporkan padat merayap. Kendaraan dari arah Bandung menuju Lembang telah mengular sejak perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Banyak kendaraan roda empat dan roda dua terlihat keluar masuk objek wisata populer seperti The Great Asia Africa dan Farmhouse Susu Lembang yang terletak di tepi jalan raya.
Iptu Bayu Subakti, KBO Sat Lantas Polres Cimahi, mengonfirmasi bahwa peningkatan volume kendaraan telah terjadi sejak pagi hari. "Ya, hari ini di hari H Idul Fitri sejak pagi sekitar pukul 10.00 WIB memang sudah terjadi peningkatan volume kendaraan, lumayan signifikan," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Dominasi Pemudik Lokal dan Wisatawan Bandung Raya
Bayu menjelaskan bahwa kendaraan yang berdatangan ke Lembang didominasi oleh pemudik lokal yang hendak bersilaturahmi dengan sanak saudara di hari Lebaran. Selain itu, terdapat pula wisatawan lokal dari Bandung Raya yang memanfaatkan momen liburan.
"Kalau melihat aglomerasi nomor polisi, dominasinya masih dari Bandung Raya. Mayoritas pemudik lokal karena pantauan kita lebih banyak motornya. Ada juga memang wisatawan lokal Bandung Raya yang mulai liburan," kata Bayu. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas wisata dan silaturahmi berjalan bersamaan, menambah keramaian di kawasan tersebut.
Dampak pada Objek Wisata
Objek wisata di Lembang, seperti The Great Asia Africa dan Farmhouse Susu Lembang, mengalami peningkatan pengunjung yang drastis. Lokasi-lokasi ini, yang berada di tepi jalan raya, menjadi titik fokus kemacetan karena banyak kendaraan yang berhenti atau parkir di sekitarnya.
Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan, seiring dengan tradisi liburan Lebaran yang biasanya berlangsung selama beberapa hari. Pihak berwenang mengimbau pengunjung untuk bersabar dan mematuhi peraturan lalu lintas guna menghindari kemacetan yang lebih parah.



