Jakpro Siapkan Transformasi Planetarium TIM dengan Konsep Tayangan Layar Lebar
Jakpro Siapkan Planetarium TIM dengan Konsep Tayangan Layar Lebar

Jakpro Siapkan Transformasi Planetarium TIM dengan Konsep Tayangan Layar Lebar

Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah menyiapkan sejumlah pembaruan signifikan pada layanan Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, menjelang libur Lebaran mendatang. Perubahan ini mencakup konsep tayangan yang lebih variatif, perbaikan sistem layanan, dan penjualan tiket untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Konsep Tayangan Baru: Setiap Sesi Berbeda Tema

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengungkapkan bahwa setelah masa promo tiga bulan berakhir, Planetarium akan menghadirkan format pertunjukan yang lebih dinamis. Jika sebelumnya seluruh sesi menampilkan tayangan yang sama, ke depan setiap sesi akan memiliki tema berbeda-beda.

"Kita akan menghadirkan satu yang barulah. Jadi kalau kemarin teman-teman itu hanya melihat satu tampilan aja tayangan yang dari sesi 1, 2, 3 sampai 4 itu hanya satu tayangan, ke depan itu nanti akan setiap sesi akan beda tematiknya, temanya akan beda," kata Iwan dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/3/2026).

Menurut dia, konsep ini memungkinkan pengunjung menikmati pengalaman menonton yang berbeda dalam satu hari. Pertunjukan akan dikemas dalam format mirip tayangan film di bioskop, seperti yang biasa ditemui di jaringan XXI atau CGV.

Peningkatan Sistem Layanan dan Tiket

Selain menghadirkan konsep tayangan baru, Jakpro juga memperbaiki sistem layanan guna meningkatkan kenyamanan pengunjung. Perbaikan ini meliputi pengaturan antrean yang lebih efisien dan pembelian tiket yang lebih mudah.

"Dari sisi pelayanannya juga akan kami sempurnakan bagaimana nanti warga Jakarta atau masyarakat yang akan nonton bisa nyaman datang ke sini, dari sisi antreannya seperti apa, juga sistem ticketing-nya tidak nanti akan tidak cuma dari satu ini aja nanti akan ada beberapa fasilitas atau sistem ticketing yang bisa mendukung teman-teman jadi tidak berkumpul di satu titik," ujar Iwan.

Jakpro juga menyiapkan opsi pembelian tiket secara langsung di lokasi sebagai upaya mengantisipasi persoalan yang sempat muncul sebelumnya terkait sistem pembelian tiket. "Apakah juga nanti ada perolehan atau penjualan tiket offline, ini kita sudah siapkan juga di sini sehingga itu nanti bisa memitigasi yang menjadi isu-isu kemarin terkait dengan Planetarium," tambahnya.

Interaktivitas untuk Meningkatkan Minat Belajar

Tak hanya itu, konsep pertunjukan di Planetarium akan dibuat lebih interaktif untuk meningkatkan minat belajar pengunjung, khususnya anak-anak dan pelajar. "Tetapi nanti ada interaksi-interaksi yang mungkin bagi anak-anak atau pelajar-pelajar itu bisa lebih menggugah atau lebih meningkatkan rasa ingin tahunya mereka," tutur Iwan.

Jadwal Perkenalan Pembaruan

Ia menambahkan bahwa berbagai pembaruan tersebut tengah disiapkan dan akan mulai diperkenalkan setelah masa promo Planetarium berakhir pada akhir Maret 2026. "Setelah Maret ini itu akan ada hal-hal yang baru atau ada tampilan-tampilan yang baru yang akan menjadi trigger baru bagi masyarakat bisa lebih antusias lagi untuk datang ke Planetarium ini," ujarnya.

Dengan transformasi ini, Jakpro berharap dapat menarik lebih banyak pengunjung dan memberikan pengalaman edukatif yang lebih menarik di Planetarium TIM, sekaligus mendukung pariwisata dan budaya di Jakarta.