Prakiraan Cuaca Jabodetabek 14 Maret 2026: Cerah hingga Hujan Ringan, 9 Wilayah Diimbau Waspada
Cuaca Jabodetabek 14 Maret 2026: Cerah-Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Variasi Cerah hingga Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jabodetabek pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kondisi cuaca diprediksi bervariasi, mulai dari cerah hingga hujan ringan di beberapa area, dengan peringatan khusus terkait potensi bencana tanah longsor di sejumlah kecamatan.

Kondisi Cuaca per Wilayah dan Waktu

Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Jakarta diperkirakan berawan, terutama di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara itu, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara diprakirakan cerah, serta Kepulauan Seribu dalam kondisi cerah berawan.

Memasuki siang hari, hujan ringan berpotensi terjadi di beberapa wilayah seperti Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Jakarta Pusat dan Jakarta Timur diprakirakan cerah berawan, sedangkan Jakarta Selatan tetap berawan.

Pada malam hari, langit di beberapa wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, diperkirakan berawan. Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprakirakan cerah berawan.

Untuk daerah penyangga, Bogor dan Bekasi di Jawa Barat diprakirakan cerah berawan di pagi hari, sementara Depok berawan. Di siang hari, Bogor dan Bekasi tetap cerah berawan, dengan Depok berawan. Ketiga wilayah ini diprakirakan berawan tebal pada malam hari. Tangerang di Banten diprakirakan berawan di pagi hari, hujan ringan di siang hari, dan berawan kembali di malam hari.

Rincian Prakiraan Cuaca Jabodetabek

  • Jakarta Barat: Pagi berawan, siang hujan ringan, malam berawan.
  • Jakarta Pusat: Pagi cerah, siang cerah berawan, malam cerah berawan.
  • Jakarta Selatan: Pagi berawan, siang berawan, malam berawan.
  • Jakarta Timur: Pagi berawan, siang cerah berawan, malam berawan.
  • Jakarta Utara: Pagi cerah, siang hujan ringan, malam cerah berawan.
  • Kepulauan Seribu: Pagi cerah berawan, siang hujan ringan, malam cerah berawan.
  • Bekasi: Pagi cerah berawan, siang cerah berawan, malam berawan tebal.
  • Depok: Pagi berawan, siang berawan, malam berawan tebal.
  • Kota Bogor: Pagi cerah berawan, siang cerah berawan, malam berawan tebal.
  • Tangerang: Pagi berawan, siang hujan ringan, malam berawan.

Peringatan Tanah Longsor di 9 Wilayah Jakarta

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga di sembilan wilayah kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor pada Maret 2026. Peringatan ini didasarkan pada analisis tumpang susun peta zona kerentanan gerakan tanah dengan prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa beberapa daerah di DKI Jakarta berada pada zona menengah potensi gerakan tanah menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Di Jakarta Selatan, wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Sementara di Jakarta Timur, potensi serupa terdapat di Kecamatan Kramatjati dan Pasar Rebo.

Pada zona menengah, gerakan tanah dapat terjadi jika curah hujan di atas normal, terutama di area yang berbatasan dengan lembah sungai, tebing jalan, atau lereng yang terganggu. Isnawa menekankan pentingnya kewaspadaan warga, lurah, dan camat di wilayah terkait untuk mengantisipasi potensi bencana ini selama bulan Maret.

Konteks Cuaca Lebih Luas

BMKG juga telah merilis prakiraan cuaca untuk Hari Raya Idul Fitri 2026, di mana kondisi berawan hingga hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan bahwa cuaca saat Lebaran diperkirakan didominasi berawan dengan potensi hujan lebat di beberapa provinsi.

Informasi prakiraan cuaca ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kondisi cuaca ekstrem serta potensi bencana terkait.