Pramono Tetapkan Car Free Night Malam Takbiran Jakarta Jadi Tradisi Tahunan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi menetapkan kegiatan Car Free Night (malam bebas kendaraan bermotor) pada malam takbiran di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin sebagai acara permanen yang akan dijadikan tradisi tahunan. Keputusan ini disampaikan Pramono usai menunaikan Shalat Id di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (21/3) pagi.
Sukses Menjaga Ketertiban dan Kerapian
Menurut Pramono, tradisi yang baru dimulai pada malam takbiran tahun ini telah berhasil menciptakan perayaan yang lebih tertib dan rapi. Ia mengungkapkan, "Tentunya, acara-acara seperti ini akan menjadi acara yang kita jadikan tradisi, sehingga tahun depan kami selenggarakan dengan lebih rapi dan lebih baik." Gubernur juga mengapresiasi antusiasme tinggi warga Jakarta yang tetap meramaikan kegiatan meski sempat diguyur hujan.
"Jadi, kami mengucapkan terima kasih atas car free night yang berjalan dengan baik. Walaupun awalnya sempat hujan, tetapi alhamdulillah sambutan warga Jakarta luar biasa. Hal itu terlihat dari animo yang sangat tinggi. Dan yang paling penting adalah semuanya berjalan aman dan nyaman," kata Pramono.
Rangkaian Kegiatan yang Memeriahkan Malam Takbiran
Kegiatan Car Free Night berlangsung pada Jumat (20/3/2026) malam, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, dan diisi dengan berbagai acara meriah seperti:
- Pawai obor yang melibatkan sekitar 5.000 peserta
- Festival Bedug
- Mobil hias
- Pertunjukan air mancur bertema Jakarta Rhythm of the Fountain
Pramono menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menghadirkan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk merayakan gema takbir. "Bundaran HI kita hadirkan sebagai ruang interaksi sosial, tempat warga berjalan bersama keluarga," ujarnya di Bundaran HI, Jakarta.
Dampak Sosial dan Ekonomi yang Positif
Selain sebagai hiburan, Car Free Night malam takbiran juga dinilai memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi ibu kota. Pramono menjelaskan, "Kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, mempererat harmoni sosial, serta menjadi ruang bagi tumbuhnya kreativitas dan karya masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta."
Makna Khusus Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi
Malam takbiran tahun ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Raya Nyepi, yang menurut Pramono menjadi simbol keberagaman di Jakarta. "Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa warga Jakarta adalah rumah bagi keberagaman, tempat berbagai tradisi dan keyakinan hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati," katanya.
Dengan penetapan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menyelenggarakan Car Free Night setiap malam takbiran sebagai bagian dari identitas kota yang inklusif dan berbudaya, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan urban yang lebih hijau dan sehat.



