Banjir Berkah: Agus Raup Rp800 Ribu dalam 3 Jam dari Jasa Angkut Gerobak
Banjir Berkah: Agus Raup Rp800 Ribu dalam 3 Jam

Banjir yang melumpuhkan Jalan Kembangan Raya, Kembangan Selatan, Jakarta Barat, pada Selasa (5/5/2026) justru membawa berkah bagi sebagian warga. Agus, seorang warga setempat, memanfaatkan situasi ini dengan membuka jasa angkut orang dan kendaraan menggunakan gerobak. Dalam waktu tiga jam, ia berhasil mengumpulkan keuntungan hingga Rp800 ribu.

Peluang di Tengah Banjir

Sejak pukul 07.00 WIB, Agus sudah bersiaga di lokasi banjir. Melihat banyak warga dan pengendara motor yang kebingungan akibat akses jalan terputus, ia segera menawarkan jasanya. "Sekarang udah ada Rp 800 ribu-an sampai pukul 10.30 WIB dari tadi jam 07.00 WIB," ujar Agus di lokasi. Ia tidak ingat persis berapa banyak orang dan kendaraan yang telah diangkutnya, namun yang pasti keuntungan yang didapat sangat menjanjikan.

Tarif Rp20 Ribu per Orang atau Motor

Agus menjelaskan, tarif yang dikenakan untuk menyeberangkan satu orang atau satu sepeda motor ke area kering Jalan Outer Ring Road dari arah Karang Tengah adalah Rp20 ribu. "Kita awalnya kerja tiga orang. Sekarang sisa dua, satu yang narik di depan, satu dorong dari belakang. Jadi antar ke sana (Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng). Satu motor, Rp20 ribu," katanya. Gerobak besi berukuran 50x100 sentimeter yang digunakan cukup untuk satu motor beserta pengendaranya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Banjir Rutin Jadi Ladang Rupiah

Agus mengaku bahwa banjir yang kerap melanda kawasan kolong Ring Road Puri Kembangan menjadi kesempatan baginya untuk mendulang rupiah. Di lingkungan tempat tinggalnya, RT 02 RW 01 Kembangan Selatan, setidaknya ada lima gerobak yang biasa beroperasi saat banjir. "Biasanya yang keluar ada lima gerobak, tapi enggak tau tadi yang lain kemana. Itu lima gerobak dari RT 02 doang. Emang ciri khas warga Kembangan ini," kata Agus.

Kondisi Lalu Lintas Macet Parah

Pada pukul 11.00 WIB, arus lalu lintas dari Cengkareng menuju Kembangan maupun sebaliknya macet hingga padat merayap. Banjir setinggi 60 cm membuat sejumlah kendaraan tertahan di bawah kolong tol. Ratusan sepeda motor yang nekat menerobos banjir berakhir mogok dan menumpuk di pinggir Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng. Kemacetan mulai terpantau padat sejak pukul 09.00 WIB ketika volume kendaraan meningkat di tengah genangan.

Anak-Anak Bermain di Tengah Banjir

Di lokasi, tampak anak-anak bermain dan bergelantungan pada buntut kendaraan roda empat yang melintas menerobos genangan. Pemandangan ini menambah semarak suasana banjir yang sudah menjadi langganan di kawasan tersebut.

Banjir yang melanda Jakarta Barat kali ini memang melumpuhkan beberapa ruas jalan, namun bagi Agus dan rekan-rekannya, ini adalah berkah tersendiri. Dengan gerobak andalan, mereka mampu meraup penghasilan tambahan yang lumayan dalam waktu singkat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga