Insinyur Google Didakwa Insider Trading di Polymarket
Seorang insinyur Google didakwa atas kasus perdagangan orang dalam setelah diduga meraup keuntungan hingga 1,2 juta dolar AS atau sekitar Rp 19 miliar dari taruhan terkait nama musisi D4vd di platform prediksi berbasis kripto, Polymarket.
Pria bernama Michele Spagnuolo itu dituduh menggunakan informasi internal Google untuk memasang taruhan bahwa D4vd akan menjadi sosok paling banyak dicari di Google sepanjang 2025.
Dakwaan dan Dampak Hukum
Mengutip laporan Sky News, Kamis (29/5/2026), Departemen Kehakiman Amerika Serikat resmi mendakwa Spagnuolo atas dugaan insider trading. Insinyur asal Italia berusia 36 tahun yang kini tinggal di Swiss tersebut juga telah diberhentikan sementara oleh Google.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan platform prediksi berbasis blockchain yang semakin populer. Polymarket memungkinkan pengguna bertaruh pada hasil berbagai peristiwa, termasuk tren pencarian Google.
Informasi internal yang digunakan Spagnuolo diduga diperoleh dari aksesnya terhadap data tren pencarian Google yang belum dipublikasikan. Tindakan ini dianggap melanggar kebijakan perusahaan dan hukum sekuritas AS.
Jika terbukti bersalah, Spagnuolo menghadapi hukuman penjara dan denda besar. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi para pekerja di perusahaan teknologi untuk tidak menyalahgunakan akses informasi rahasia untuk keuntungan pribadi.



