Ida Murlija mengalami kepanikan luar biasa setelah uang tunai sebesar Rp1,54 miliar yang disimpannya di dalam koper rusak akibat terendam banjir rob. Uang tersebut merupakan hasil penjualan tanah yang rencananya akan digunakan untuk membiayai kuliah anaknya di Jurusan Kedokteran.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terjadi pada Februari 2026, ketika rumah Ida di kawasan pesisir beberapa kali diterjang banjir rob. Karena sibuk menghadapi banjir, Ida lupa bahwa ia menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di dalam koper yang ditaruh di gudang rumah.
"Uang hasil jual tanah saya simpan di koper, rencana buat persiapan kuliah anak di kedokteran," ujarnya kepada Kompas.com pada Kamis (2/6/2026).
Dampak dan Upaya Penyelamatan
Setelah menyadari uangnya rusak, Ida segera berusaha menyelamatkan sisa uang yang masih bisa digunakan. Namun, sebagian besar uang telah mengalami kerusakan parah akibat rendaman air. Ia pun mengaku bingung harus berbuat apa, mengingat jumlah uang yang sangat besar dan rencana penting yang telah disiapkan.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk tidak menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di rumah, terutama di daerah rawan banjir. Bank Indonesia menyarankan agar masyarakat memanfaatkan jasa perbankan untuk menyimpan dana secara aman.



