Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026 sore.
Deretan Penasihat Khusus Presiden Sebelumnya
Dengan pelantikan Said Iqbal, deretan Penasihat Khusus Presiden Prabowo semakin bertambah. Sebelumnya, pada Oktober 2024, Prabowo telah melantik tujuh orang penasihat khusus. Mereka adalah:
- Wiranto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan;
- Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan;
- Dudung Abdurachman sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional dan Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan;
- Purnomo Yusgiantoro sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi;
- Muhadjir Effendy sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji;
- Terawan Agus Putranto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan;
- Bambang Brodjonegoro sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional.
Selain itu, Prabowo juga melantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian, serta Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Kini, Said Iqbal resmi bergabung dalam jajaran penasihat khusus presiden.
Peran Said Iqbal
Said Iqbal akan fokus pada isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh, sesuai dengan latar belakangnya sebagai pemimpin serikat pekerja dan partai buruh.



