Tiga wilayah di Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Tapanuli Tengah, dilanda banjir pada Rabu, 20 Mei 2026. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi dan Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara, bencana ini berdampak pada sejumlah desa dan kecamatan di ketiga daerah tersebut.
Dampak Banjir di Tapanuli Utara
Di Kabupaten Tapanuli Utara, banjir mengakibatkan tujuh desa dan empat kecamatan terdampak. Pusdalops mencatat sedikitnya delapan hektare persawahan, empat rumah, dan sebagian akses jalan terkena dampak. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Banjir di Pakpak Bharat
Sementara itu, banjir di Kabupaten Pakpak Bharat melanda satu desa dan satu kecamatan. Akibatnya, satu rumah dan lima hektare areal pertanian terdampak. Satu kepala keluarga terpaksa mengungsi. Tidak ada korban luka atau korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tapanuli Tengah: Ratusan Jiwa Mengungsi
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, banjir melanda lima kelurahan dari dua kecamatan. Sebanyak 81 jiwa dilaporkan mengungsi. Meskipun demikian, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia.
Penanganan Bencana oleh BPBD Sumut
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, yang akrab disapa Yuyun, menyatakan bahwa data tersebut merupakan laporan yang diterima Pusdalops PB Sumut. Ia menambahkan bahwa berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan oleh pemerintah setempat dan pemangku kebijakan terkait. BPBD Sumut juga terus berkoordinasi dalam penanganan bencana di lokasi terdampak.



