Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Warga Rela Putar Arah Demi Jajal Akses Baru
Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Warga Rela Putar Arah

Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara resmi beroperasi pada Senin, 22 Juni 2026, bertepatan dengan HUT ke-499 Jakarta. Peresmian dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Kehadiran stasiun ini disambut antusias warga yang rela menempuh perjalanan lebih panjang dan bolak-balik menggunakan KRL relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota, hanya untuk menjajal langsung stasiun baru tersebut.

Pengalaman Penumpang: Antusiasme di Tengah Keterbatasan

Salah satu pengguna setia KRL, Hanny, warga Depok, sengaja datang ke JIS bersama suaminya bukan untuk menonton pertandingan sepak bola atau konser, melainkan untuk merasakan pengalaman pertama menggunakan stasiun baru tersebut. Ia berangkat dari Depok menuju Stasiun Jakarta Kota, lalu melanjutkan perjalanan ke lintas Tanjung Priok. Namun, sesampainya di jalur tersebut, kereta belum bisa langsung menurunkan penumpang di Stasiun JIS karena keterbatasan peron. "Iya, nyoba kereta baru. Jadi dari Depok ke Jakarta Kota, lalu pindah yang ke Tanjung Priok. Tapi nggak bisa berhenti langsung karena enggak ada peronnya. Jadi ikut dulu ke Tanjung Priok, balik lagi ke sini baru turun," kata Hanny kepada Liputan6.com, Selasa (23/6/2026).

Meski harus memutar, antusiasme Hanny tak surut. Ia mengaku sudah lama menantikan hadirnya akses kereta menuju JIS. "Bagus (ada akses ke JIS), kan emang cita-citanya dulu ya, kepengen ke JIS tapi belum kesampaian, baru sekarang kesampaian," ujarnya. Dari peron stasiun baru, penumpang disuguhi pemandangan bangunan megah JIS yang menjulang di sisi rel. Stasiun ini juga telah terhubung dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan stasiun dengan kawasan stadion dan pintu masuk Ancol. Menurut Hanny, JPO tersebut akan sangat membantu saat stadion dipadati pengunjung. "JPO-nya lumayan ya, jadi kalau ada pertunjukan nanti ini akses JPO-nya lebar ya," tuturnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Harapan Penyempurnaan Akses dan Penambahan Peron

Meski demikian, Hanny berharap akses menuju stasiun dapat semakin disempurnakan. Saat ini, penumpang dari arah Jakarta Kota masih harus melanjutkan perjalanan ke Stasiun Tanjung Priok terlebih dahulu sebelum kembali menggunakan kereta yang berhenti di Stasiun JIS dengan waktu tunggu 30 menit. Cerita serupa datang dari Sarjono, warga Citayam, Bogor. Ia mengetahui pembukaan Stasiun JIS dari anaknya yang aktif di komunitas pecinta kereta. Rasa penasaran membuatnya berangkat ke Jakarta Utara untuk melihat langsung stasiun baru tersebut. "Saya ke sini itu karena info dari anak saya yang ikut komunitas kereta. Katanya di JIS baru dibuka stasiun. Makanya saya pengin lihat," ujar Sarjono.

Setibanya di lokasi, Sarjono mendapati operasional stasiun masih terbatas pada satu peron yang melayani perjalanan dari arah Tanjung Priok menuju Jakarta Kota. Kondisi itu membuat penumpang dari arah sebaliknya harus memutar terlebih dahulu. "Lebih enak kan kalau dikasih dua peron, yang dari arah Kota ke Priok itu ada peron juga. Kalau satu peron kan harus ke Priok dulu, jadi dari Priok baru ke sini," kata Sarjono. Meski mengusulkan penambahan peron pada masa mendatang, Sarjono menilai fasilitas yang tersedia di Stasiun JIS sudah cukup memadai. "Untuk fasilitas stasiun JIS sih sudah cukup. Dari segi toilet juga bersih, ada musala juga. Kayaknya sih sudah standar, untuk saya sih sudah bagus," tutupnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga