SDA DKI Ungkap Penyebab Tower BTS di Rasuna Said Roboh Akibat Longsor Lereng Kali
SDA DKI Ungkap Penyebab Tower BTS Roboh di Rasuna Said

Penyebab Robohnya Tower BTS di Rasuna Said

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengungkapkan penyebab robohnya menara BTS di Kali Cideng Atas, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Video robohnya tiang tersebut sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak menara BTS yang berada di Jalan HR Rasuna Said ambruk hingga masuk ke Kali Cideng. Selain tower BTS, pohon, tiang lampu jalan, dan tiang penunjuk jalan juga ikut roboh.

Pemicu Longsor Lereng Kali

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Ika Agustin, menjelaskan bahwa peristiwa itu dipicu oleh kondisi tanah di lereng kali yang turun setelah hujan deras pada Sabtu (23/5). Hujan deras membuat tanah menjadi labil, sehingga lereng kali longsor dan menyebabkan tower BTS ambruk.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan air pori dan menurunkan daya dukung serta kestabilan lereng, sehingga memicu terjadinya longsoran pada area tersebut,” jelas Ika.

Akibat kejadian longsor, material tanah mengalami pergerakan yang menyebabkan pohon dan tiang utilitas di sekitar titik longsor ikut roboh. Tiang yang roboh telah dievakuasi pada hari yang sama, dan pohon yang roboh sudah dibersihkan dari aliran kali.

“Adapun pada Sabtu malam setelah kejadian, petugas di lapangan mengevakuasi utilitas dan pohon yang roboh tersebut,” ujar Ika.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga