Prabowo Perintahkan Perbanyak Jembatan di Daerah Terpencil Demi Anak Sekolah
Prabowo Perintahkan Perbanyak Jembatan di Daerah Terpencil

Prabowo Subianto Perintahkan Pembangunan Jembatan di Daerah Terpencil untuk Lindungi Anak Sekolah

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa pemerintah akan memperbanyak pembangunan jembatan penghubung di seluruh Indonesia, dengan fokus pada daerah-daerah terpencil. Hal ini dilakukan atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang tidak ingin ada lagi anak-anak Indonesia yang harus menyeberangi sungai dalam keadaan basah saat berangkat ke sekolah.

Alasan Dibalik Arahan Presiden

Melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet pada Senin, 9 Maret 2026, Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya menyelesaikan masalah penyeberangan yang telah lama terjadi di berbagai daerah. "Bapak Presiden menyatakan bahwa pemerintah kini hadir dan akan segera memperbanyak jembatan penghubung tersebut," ujar Teddy. Dia menambahkan, "Presiden Prabowo tidak ingin ada lagi anak-anak sekolah yang harus melewati sungai basah dalam belajar di sekolah."

Selain untuk kepentingan pendidikan, pembangunan jembatan ini juga bertujuan untuk mempermudah mobilitas masyarakat di daerah terpencil. Dengan adanya jembatan, pedagang, petani, dan warga lainnya tidak perlu lagi bersusah payah menyeberangkan diri mereka sendiri serta hasil panennya. "Tidak boleh ada lagi pedagang, petani, Ibu-Ibu, dan warga yang harus bersusah payah menyeberangkan diri dan hasil panennya," tegas Teddy.

Prestasi Pembangunan dalam Waktu Singkat

Dalam kurun waktu hanya 2,5 bulan, pemerintah telah berhasil membangun total 218 jembatan di berbagai wilayah. Rinciannya meliputi:

  • 59 unit jembatan bailey
  • 82 unit jembatan armco
  • 77 unit jembatan gantung atau perintis

Teddy mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas serta warga yang bergotong royong dalam membantu proses pembangunan tersebut. "Ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi yang solid," katanya.

Respon dan Apresiasi dari Presiden Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara virtual meresmikan 218 jembatan tersebut pada hari yang sama. Dalam sambutannya, dia mengaku kini dapat tidur dengan lebih lega karena anak-anak di desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai yang dapat membahayakan keselamatan mereka. "Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya," kata Prabowo.

Dia juga menyoroti bahwa dengan jembatan yang telah diperbaiki, anak-anak tidak perlu khawatir seragam sekolah mereka akan basah saat berangkat maupun pulang. "Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah, pulang dari sekolah dengan pakaian basah," sambungnya.

Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada anggota TNI yang bekerja keras menyelesaikan pembangunan jembatan di daerah terdampak bencana dan daerah terpencil dalam waktu singkat. Dia menekankan bahwa prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh pihak yang terlibat. "Prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh prajurit TNI, seluruh petugas di daerah-daerah yang terkena bencana dan juga daerah-daerah lain yang sangat memerlukan jembatan-jembatan ini," jelasnya.

Pentingnya Jembatan bagi Pemerintahan dan Masyarakat

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberadaan jembatan gantung di daerah terpencil memiliki arti yang sangat strategis bagi pemerintahannya. "Sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," tutur Prabowo.

Di sisi lain, dia bersyukur karena bangsa Indonesia mampu bergerak cepat dalam mengatasi dampak bencana yang terjadi di wilayah Sumatra dan provinsi-provinsi lainnya beberapa waktu lalu. Prabowo memuji KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak yang memimpin pembangunan jembatan besar dan kecil di berbagai daerah. "Ini bukti sekali lagi bahwa pemerintah pusat, Pemerintah Republik Indonesia hadir. Hadir di tingkat yang terkecil sekalipun. Di desa, di dusun, di dukuh. Pemerintah Republik Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan dalam kesulitan," pungkasnya.

Dengan demikian, arahan Presiden Prabowo untuk memperbanyak pembangunan jembatan di daerah terpencil tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga untuk melindungi generasi muda dan mendukung perekonomian lokal melalui infrastruktur yang lebih baik.