Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul konektivitas dan logistik Indonesia melalui transformasi layanan, tata kelola, serta pengembangan ekosistem pelabuhan yang terintegrasi. Upaya ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman ke kantor Pelindo di Jakarta pada Selasa, 13 Mei 2025.
Kunjungan Perdana KSP ke Pelindo
Kunjungan ini merupakan kali pertama Dudung Abdurachman mengunjungi perusahaan BUMN sejak menjabat sebagai KSP. Momentum ini dimanfaatkan sebagai forum untuk meninjau rencana strategis transformasi layanan pelabuhan serta penguatan sistem logistik nasional. Dudung menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan program-program pemerintah.
"Saya selaku KSP punya tugas bagaimana menyelaraskan program-program Presiden Prabowo. Dan memastikan tentang program unggulan Bapak Presiden, salah satunya bagaimana ekosistem logistik ini akan mendukung program nasional," tegas Dudung dalam keterangannya, Rabu (13/5/2025).
Tinjau Langsung Operasional Pelabuhan
Dalam rangkaian kunjungan, Dudung didampingi Plt Deputi IV KSP dan jajaran Tenaga Ahli KSP mengunjungi ruang Planning and Control (P&C) Pelabuhan Tanjung Priok. Mereka meninjau langsung perencanaan dan pengendalian pelayanan operasional serta optimalisasi jadwal sandar kapal yang dilakukan secara real-time.
"KSP tentunya hanya sebagai penyambung untuk menyelesaikan persoalan-persoalan Pelindo dengan Kementerian yang tidak tuntas atau yang menghambat, sehingga kalau ini dituntaskan secara cepat, maka ini akan bisa selesai dengan baik dan tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi," tambah Dudung.
Pelabuhan Sebagai Agen Pembangunan Nasional
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menyampaikan bahwa pelabuhan memiliki peran penting sebagai agen pembangunan nasional. "Pelabuhan memiliki fungsi tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga melaksanakan kewajiban pelayanan kepada negara atau public service obligation. Di samping itu, Pelindo juga memiliki peran dalam menjaga kedaulatan negara melalui penguatan fungsi pelabuhan dalam memberikan nilai tambah bagi negara. Dengan dukungan KSP, tugas-tugas besar ini akan lebih mudah tercapai," ujar Achmad.
Inisiatif Strategis Pelindo
Achmad juga memaparkan sejumlah inisiatif strategis Pelindo dalam memperkuat layanan kepelabuhanan, termasuk penerapan standar pelabuhan global, peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, serta penguatan integrasi ekosistem logistik. Upaya tersebut dilakukan agar pelabuhan di Indonesia semakin kompetitif dan mampu bersaing dengan pelabuhan internasional.
Pelindo menilai kolaborasi antara regulator, operator, dan pemangku kepentingan terkait menjadi fondasi penting dalam menjawab tantangan industri kepelabuhanan yang semakin dinamis. Melalui penguatan tata kelola dan transformasi layanan, pelabuhan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap efisiensi logistik nasional.
"Transformasi pelabuhan bukan hanya tentang infrastruktur dan teknologi, tetapi juga membangun ekosistem kerja yang terintegrasi," pungkas Achmad.



