Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) resmi meluncurkan fasilitas hunian bagi aparatur sipil negara (ASN) di Cikarang Barat dan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (19/5/2026). Sebanyak 138 unit rumah disiapkan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai.
Launching Rumah ASN Casa De Prima
Acara launching Fasilitas Rumah ASN Kemenimipas Casa De Prima berlangsung di Cikarang Barat. Menteri Imigrasi Agus Andrianto menyampaikan bahwa penyediaan rumah yang nyaman, layak huni, dan terjangkau merupakan fondasi awal bagi ASN untuk mengabdi dan melayani masyarakat dengan prima.
Tahap Pembangunan
Pada tahap awal, 34 unit rumah dan 9 rumah toko (ruko) dari total 60 bangunan di Casa De Prima Cikarang Barat telah rampung. Sementara itu, di Cikarang Pusat sebanyak 78 unit ditargetkan mulai dibangun pada awal Juni 2026.
Konsep Green Economy dan Inklusivitas
Agus menekankan bahwa perumahan ini mengedepankan aspek inklusivitas dan konsep green economy. Bahan bangunan yang digunakan memanfaatkan fly ash bottom ash (FABA), limbah sisa pembakaran PLTU PLN, yang diolah secara produktif menjadi struktur rumah, bataton, dan paving block. Proses pengolahan dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas I Tangerang.
Dukungan KPR dan Lokasi Strategis
Fasilitas perumahan ini didukung oleh KPR dari PT BRI dengan suku bunga 7,5 persen flat selama 25 tahun. Lokasi rumah yang strategis dekat dengan tempat kerja diharapkan mempermudah akses bagi pegawai.
Agus mengajak seluruh pegawai untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ia juga mengapresiasi dukungan PLN yang telah menginisiasi pemanfaatan limbah FABA tidak hanya di Tangerang, tetapi juga di Nusakambangan dan delapan lapas serta rutan lainnya di Indonesia. Dengan pemanfaatan limbah ini, harga rumah menjadi lebih terjangkau dan dapat dinikmati tidak hanya oleh pegawai, tetapi juga oleh masyarakat luas.



