Kapolri Ungkap 4 Konsep Smart City dalam Pembangunan Mapolda DIY
Kapolri Ungkap 4 Konsep Smart City di Mapolda DIY

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa pembangunan Markas Polda (Mapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengedepankan empat konsep smart city. Konsep ini mencakup pusat kendali hingga sistem pengolahan data yang dapat membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan.

Empat Konsep Smart City

Jenderal Sigit menjelaskan konsep pertama adalah Data-Driven Policing Hub. Mapolda DIY akan menjadi pusat kendali kepolisian yang menggunakan data secara real-time dari berbagai sumber untuk membantu pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis fakta.

Konsep kedua adalah Social Listening & Sentiment Intelligence System. Sistem ini memungkinkan polisi memantau dan memahami opini serta perasaan masyarakat, terutama dari media sosial, sehingga respons terhadap isu dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selanjutnya, Cyber Security Defense Center berfungsi sebagai pusat perlindungan digital yang menjaga sistem dan data dari serangan siber seperti peretasan, penipuan online, dan kejahatan digital lainnya.

Konsep terakhir adalah Decision Intelligence and Knowledge System, yang mengolah data dan pengalaman menjadi pengetahuan untuk membantu pimpinan membuat keputusan yang lebih cerdas, akurat, dan berkelanjutan.

Mapolda Bukan Sekadar Gedung

Kapolri menegaskan bahwa Mapolda bukan hanya gedung fisik, tetapi juga memiliki fungsi-fungsi yang disesuaikan dengan kemajuan zaman. "Jadi ini adalah bagaimana kita membangun Polda ini tidak hanya sebagai gedung, tetapi juga bagaimana fungsi-fungsi di dalamnya," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga