Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada Minggu, 3 Mei 2026, gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa ini mengalami erupsi pada pagi hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, dengan kolom letusan yang terpantau mencapai ketinggian 900 meter di atas puncak.
Detail Erupsi Gunung Semeru
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa kolom letusan teramati setinggi kurang lebih 4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl). Hal ini berarti tinggi kolom letusan mencapai 900 meter di atas puncak gunung yang memiliki ketinggian sekitar 3.676 mdpl.
Dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang pada hari yang sama, Sigit menyatakan, "Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 08.00 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut."
Dampak dan Imbauan
Erupsi ini merupakan bagian dari siklus aktivitas Gunung Semeru yang sering terjadi. Sebelumnya, erupsi serupa telah menyebabkan lebih dari 1.000 warga mengungsi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kawasan sekitar gunung, terutama di sektor tenggara, harus dihindari karena potensi ancaman awan panas dan aliran lava.
Pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan akan memberikan informasi terkini kepada publik. Warga yang tinggal di lereng gunung diminta untuk selalu siap siaga dan mematuhi rekomendasi dari petugas lapangan.



