Gubernur Andra Soni Desak Percepatan Perbaikan Tol Tangerang-Merak Jelang Arus Mudik
Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi menyoroti kondisi memprihatinkan ruas jalan Tol Tangerang-Merak (Tamer) yang mengalami kerusakan signifikan. Keluhan dari masyarakat mulai bermunculan seiring mendekatnya periode arus mudik Lebaran 2026, mendorong intervensi langsung dari pemimpin provinsi tersebut.
Target Perbaikan Harus Tepat Waktu Menjelang H-10 Lebaran
Dalam keterangan pers yang disampaikan di Kota Serang pada Selasa, 10 Maret 2026, Andra Soni mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi intens dengan pengelola jalan tol. Target penyelesaian perbaikan telah ditetapkan pada H-10 sebelum Hari Raya Idul Fitri, yang jatuh tepat pada hari ini mengingat Lebaran 2026 diperkirakan pada 21 Maret.
"Saya mendapatkan beberapa masukan dan keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan tol. Kami sudah koordinasikan dengan pengelola untuk memastikan target H-10 bisa terpenuhi," tegas Andra Soni. Ia menekankan bahwa komitmen ini merupakan hasil rapat koordinasi di Kementerian Perhubungan yang digelar tepat sebelum bulan Ramadan.
Kendala Cuaca dan Upaya Penanganan yang Berkelanjutan
Meski target telah ditetapkan, Gubernur mengakui adanya tantangan teknis yang dihadapi. Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir disebut menghambat progres pekerjaan perbaikan. Namun, Andra menegaskan bahwa seluruh upaya tetap dijalankan secara maksimal.
"Kita melihat kondisi cuaca dengan curah hujan masih tinggi, yang sedikit banyak mempengaruhi proses perbaikan. Tapi upaya perbaikan tetap kita laksanakan karena ini menjadi tanggung jawab bersama," paparnya. Ia juga berharap cuaca mendukung agar pengerjaan dapat berjalan lancar sesuai rencana.
Koordinasi Multipikat untuk Kenyamanan Mudik
Andra Soni menjelaskan bahwa rapat koordinasi di Kementerian Perhubungan melibatkan semua pemangku kepentingan terkait. Tujuannya adalah memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan mudik masyarakat Banten dan sekitarnya.
"Sesuai hasil rakor dengan Kementerian Perhubungan sebelum puasa, pihak-pihak terkait ditargetkan harus menyelesaikan perbaikan pada H-10," ingatnya. Ia menambahkan bahwa semua pihak sedang bekerja keras agar arus mudik tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Dengan waktu yang semakin mendesak, perhatian kini tertuju pada kemampuan pengelola jalan tol untuk memenuhi target perbaikan tepat waktu. Keselamatan ribuan pemudik menjadi taruhan utama dalam upaya percepatan ini.
