Selat Hormuz: Jalur Vital Minyak Global yang Jadi Sorotan Ketegangan AS-Iran
Setiap kali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat, perhatian dunia kembali tertuju pada Selat Hormuz. Selat strategis ini menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan berperan sebagai jalur utama distribusi minyak dan gas dari negara-negara Timur Tengah ke pasar internasional.
Pentingnya Selat Hormuz bagi Pasokan Energi Global
Meski hanya memiliki lebar sekitar 33 kilometer di titik tersempitnya, perairan ini sangat krusial bagi pasokan energi global. Selat Hormuz dilalui oleh kapal-kapal tanker terbesar di dunia yang mengangkut komoditas vital tersebut.
Menurut data dari Energy Information Administration (EIA) yang dikutip dari CNN, sekitar 20 juta barel minyak per hari melewati Selat Hormuz pada tahun 2024. Angka ini setara dengan hampir 20 persen dari total pasokan minyak global, menunjukkan betapa vitalnya peran selat ini dalam ekonomi energi dunia.
Dampak Ketegangan Politik terhadap Stabilitas Pasar
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran sering kali menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pada lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz. Setiap ancaman atau insiden di wilayah ini dapat berdampak signifikan pada:
- Harga minyak dunia yang cenderung naik
- Stabilitas pasokan energi ke berbagai negara
- Keamanan maritim di kawasan Timur Tengah
Faktor geografis yang sempit membuat Selat Hormuz rentan terhadap gangguan, sehingga setiap perkembangan politik antara AS dan Iran selalu diawasi dengan ketat oleh pasar energi global.