Pertamina Naikkan Harga Tiga BBM Non-Subsidi Mulai 18 April 2026
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 18 April

Pertamina Resmi Naikkan Harga Tiga Jenis BBM Non-Subsidi

PT Pertamina secara resmi telah mengumumkan kenaikan harga untuk tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang akan berlaku mulai hari Sabtu, 18 April 2026. Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam struktur harga BBM di Indonesia, khususnya untuk produk-produk berkualitas tinggi yang dikonsumsi oleh kendaraan dengan spesifikasi mesin lebih modern.

Jenis BBM yang Mengalami Kenaikan Harga

BBM non-subsidi yang terkena dampak kenaikan harga mencakup tiga varian utama:

  • Pertamax Turbo
  • Pertamina Dex
  • Dexlite

Kenaikan ini berlaku secara nasional dengan penyesuaian harga yang berbeda-beda di setiap wilayah, meskipun informasi rinci yang tersedia saat ini terutama fokus pada wilayah Jawa termasuk Jakarta.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Detail Perubahan Harga di Wilayah Jawa

Berdasarkan informasi resmi dari laman PT Pertamina Patra Niaga, berikut adalah rincian perubahan harga untuk ketiga BBM non-subsidi tersebut di wilayah Jawa termasuk Jakarta:

  1. Pertamax Turbo mengalami kenaikan cukup signifikan dari harga sebelumnya Rp 13.100 per liter menjadi Rp 19.400 per liter. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar Rp 6.300 per liter atau sekitar 48% dari harga lama.
  2. Pertamina Dex yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 14.500 per liter kini naik menjadi Rp 23.900 per liter. Kenaikan ini mencapai Rp 9.400 per liter atau sekitar 65% dari harga sebelumnya.
  3. Dexlite juga mengalami peningkatan harga dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar Rp 9.400 per liter atau sekitar 66% dari harga lama.

Implikasi dan Dampak Kenaikan Harga

Kenaikan harga BBM non-subsidi ini diperkirakan akan berdampak pada berbagai sektor, terutama bagi pemilik kendaraan dengan mesin berteknologi tinggi yang membutuhkan bahan bakar berkualitas premium. Pengguna kendaraan pribadi, transportasi umum, dan sektor logistik kemungkinan akan merasakan efek dari penyesuaian harga ini dalam operasional sehari-hari mereka.

Meskipun informasi resmi saat ini fokus pada wilayah Jawa, diperkirakan penyesuaian serupa juga akan berlaku di wilayah-wilayah lain di Indonesia dengan variasi harga sesuai dengan kondisi distribusi dan faktor lokal lainnya. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan pengumuman resmi dari Pertamina untuk informasi lebih lanjut mengenai penerapan harga di daerah masing-masing.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga