Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok 6 Persen Akibat Negosiasi Iran-AS
Harga Minyak Anjlok 6 Persen Imbas Negosiasi Iran

Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan tajam hingga sekitar 6 persen pada perdagangan Rabu (20/5/2026) waktu Amerika Serikat. Sentimen koreksi ini dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan bahwa proses negosiasi dengan Iran kini telah memasuki tahap akhir.

Pasar Tetap Waspada Meski Ada Kemajuan Negosiasi

Kendati demikian, para pelaku pasar dan investor global dilaporkan tetap waspada serta berhati-hati mengenai hasil akhir dari kesepakatan damai tersebut. Pasalnya, gangguan rantai pasok komoditas energi di kawasan Timur Tengah masih terus membayangi pasar.

Data Perdagangan Terkini

Berdasarkan data perdagangan terkini, kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent merosot sebesar 6,64 dollar AS atau melemah 5,97 persen ke level 104,64 dollar AS per barel pada pukul 13.45 waktu timur (ET) atau Kamis (21/5/2026) pukul 00.45 WIB.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penurunan harga minyak ini mencerminkan optimisme pasar bahwa kesepakatan dengan Iran dapat meningkatkan pasokan minyak global. Namun, ketidakpastian masih tinggi karena rincian kesepakatan belum diumumkan secara resmi.

Para analis memperkirakan bahwa jika negosiasi berhasil, Iran dapat menambah pasokan minyak sekitar 1-2 juta barel per hari ke pasar global. Hal ini berpotensi menekan harga lebih lanjut dalam jangka pendek.

Di sisi lain, kekhawatiran akan eskalasi konflik di Timur Tengah masih membayangi. Gangguan terhadap jalur pelayaran dan infrastruktur minyak di kawasan tersebut dapat membalikkan tren penurunan harga secara tiba-tiba.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan negosiasi dan data pasokan minyak global dalam beberapa pekan ke depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga