Video Viral Ucapan Rasis di Bus TransJakarta, Korban Diminta Segera Melapor
Video Viral Ucapan Rasis di Bus TransJakarta, Korban Diminta Melapor

Video Viral Ucapan Rasis di Bus TransJakarta, Korban Diminta Segera Melapor

Sebuah video yang memperlihatkan adu mulut antar penumpang bus TransJakarta telah menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria dengan ekspresi melotot menantang seorang perempuan yang sedang merekamnya, usai diduga mengucapkan kata-kata bernuansa rasis. Penumpang lain yang berada di belakang tampak berusaha melerai dan mengingatkan agar tidak berperilaku diskriminatif terhadap sesama.

Tanggapan Resmi dari TransJakarta

Merespons insiden ini, Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menyatakan penyesalan atas kejadian yang dilakukan oleh salah satu pelanggan terhadap pelanggan lainnya. Dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 16 Februari 2026, Ayu menekankan pentingnya saling menghormati di antara penumpang untuk menciptakan kenyamanan bersama selama perjalanan.

"Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk saling menghormati demi kenyamanan bersama," ujar Ayu. Dia juga mendorong korban yang merasa dirugikan oleh tindakan tidak pantas dari terduga pelaku untuk segera melaporkan kejadian tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Prosedur Pelaporan bagi Korban

Ayu menjelaskan bahwa korban dapat melaporkan insiden ini langsung kepada petugas di lokasi kejadian atau melalui call center TransJakarta di nomor 1500-102. "Silakan laporkan segala bentuk ketidaknyamanan atau tindakan yang tidak menyenangkan kepada petugas kami di lapangan atau melalui call center 1500-102," jelasnya.

Selain itu, dia mengapresiasi peran penumpang lain yang turut mengingatkan dalam insiden ini, seraya mengajak semua pelanggan untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif. "Mari bersama-sama saling jaga dan menciptakan suasana yang nyaman untuk semua pelanggan," tutup Ayu.

Imbauan untuk Penumpang Lain

TransJakarta juga mengimbau penumpang lain agar aktif saling mengingatkan jika melihat tindakan keliru yang dilakukan selama perjalanan. Hal ini bertujuan untuk mencegah eskalasi konflik dan memastikan keamanan serta kenyamanan bagi seluruh pengguna layanan.

Insiden ini menyoroti pentingnya etika dan toleransi dalam ruang publik, terutama di transportasi massal seperti bus TransJakarta yang digunakan oleh ribuan orang setiap harinya. Dengan melaporkan kejadian serupa, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi semua penumpang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga