Petugas KRL Ditarik Penumpang yang Paksa Naik di Manggarai Dapat Apresiasi dari KAI
Seorang petugas keamanan dalam (PKD) berhasil mencegah penumpang yang memaksa naik KRL yang sudah penuh di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Aksi sigap petugas tersebut mendapatkan apresiasi resmi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) atas profesionalisme dan dedikasi yang ditunjukkan dalam menjaga ketertiban dan keamanan layanan transportasi kereta api.
Insiden Viral di Media Sosial
Video yang memperlihatkan seorang penumpang wanita berusaha memaksa masuk ke dalam KRL yang sudah penuh viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat penumpang itu menarik topi petugas satuan pengamanan (Satpam) KCI bernama Riyanto Deni Susilo. Meskipun menghadapi aksi agresif, Riyanto merespons dengan tetap tenang dan berusaha mencegah penumpang tersebut naik demi keselamatan bersama.
Peristiwa ini terjadi di gerbong 1 KRL yang hendak berangkat dari Stasiun Manggarai pada Selasa, 7 April 2026. Saat itu, sejumlah penumpang wanita lain ikut mengingatkan dan terlihat heran dengan tindakan penumpang yang memaksa masuk. Kondisi gerbong yang sangat penuh bahkan menyebabkan barang bawaan penumpang lain terjepit di pintu KRL.
Penghargaan dari Direksi KAI
Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menilai dedikasi yang ditunjukkan Riyanto merupakan cerminan nilai-nilai profesionalisme yang dijunjung tinggi oleh perusahaan. "Dedikasi dan integritas yang ditunjukkan oleh Saudara Riyanto Deni Susilo menjadi contoh nyata bagi seluruh insan KAI Services dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," kata Krisna pada Rabu, 15 April 2026.
Piagam penghargaan untuk PKD di Stasiun Manggarai diserahkan oleh Krisna Arianto dengan didampingi Direktur Bisnis Korporasi dan Operasi, Benny Rustant, di Auditorium Kantor Pusat KAI Services pada Selasa, 14 April 2026. Penyerahan penghargaan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa yang menjaga standar pelayanan dan keamanan.
Motivasi untuk Petugas Lain
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyampaikan bahwa apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh petugas di lapangan. "Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh petugas untuk terus bekerja secara profesional, sigap, dan berintegritas dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang KRL," ujar Nyoman.
Nyoman juga menekankan bahwa keselamatan penumpang tidak dapat ditawar dan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan. "Kondisi ini tidak hanya berpotensi mengganggu operasional perjalanan, tetapi juga membahayakan keselamatan penumpang itu sendiri maupun pengguna lainnya," tambahnya pada Kamis, 9 April 2026.
Dampak dan Pelajaran dari Insiden
Insiden ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan di transportasi umum, terutama di jam-jam sibuk. KAI mengingatkan bahwa:
- Petugas keamanan selalu mengutamakan keselamatan penumpang baik di perjalanan maupun di stasiun.
- Penumpang diharapkan untuk tidak memaksa naik kereta yang sudah penuh demi menghindari risiko kecelakaan.
- Profesionalisme petugas menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan keamanan layanan publik.
Dengan apresiasi ini, KAI berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan bersama dan mendorong kinerja yang lebih baik dari seluruh petugas di lapangan.



