Kekurangan sinar matahari sering menjadi kendala bagi pertumbuhan tanaman. Proses fotosintesis terhambat, menyebabkan pertumbuhan lambat, daun pucat atau kuning, batang lemah dan kurus, serta kesulitan berbunga atau berbuah. Namun, ada beberapa tanaman hias yang justru tumbuh subur di lingkungan minim cahaya. Dilansir dari Real Simple, Senin (4/5/2026), berikut tujuh tanaman hias yang mudah tumbuh dan cocok untuk area teduh.
1. Lidah Mertua (Sansevieria)
Tanaman ini dikenal sangat toleran terhadap cahaya rendah. Lidah mertua dapat bertahan di sudut ruangan dengan sedikit sinar matahari. Perawatannya mudah, cukup disiram saat tanah kering.
2. Philodendron
Philodendron memiliki daun hijau mengkilap yang tetap indah meski di tempat teduh. Tanaman ini tidak memerlukan banyak air; siram saat permukaan tanah mulai kering.
3. ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia)
ZZ plant adalah pilihan populer untuk ruangan minim cahaya. Daunnya tebal dan mengkilap, serta mampu menyimpan air. Siram hanya ketika tanah benar-benar kering.
4. Sirih Gading (Epipremnum aureum)
Tanaman merambat ini sangat adaptif. Sirih gading tetap tumbuh subur di cahaya tidak langsung. Cukup siram secara teratur dan beri media rambat.
5. Aglaonema
Aglaonema memiliki daun berwarna-warni yang cerah meski di tempat teduh. Tanaman ini membutuhkan penyiraman sedang, jaga kelembapan tanah.
6. Pakis Boston (Nephrolepis exaltata)
Pakis Boston menyukai kelembapan dan cahaya tidak langsung. Tempatkan di kamar mandi atau area lembap lainnya. Siram secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembap.
7. Dracaena
Dracaena tumbuh baik di cahaya rendah hingga sedang. Daunnya yang panjang dan runcing menambah estetika ruangan. Siram saat tanah mulai kering.
Tanaman-tanaman ini tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membantu memurnikan udara. Dengan perawatan minimal, mereka tetap tumbuh sehat meski minim sinar matahari. Pastikan untuk tidak menyiram berlebihan dan sesekali bersihkan debu dari daun agar fotosintesis berjalan optimal.



