Ketan Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran: Segera Santap, Jangan Disimpan
Masyarakat yang mengikuti rangkaian Kirab Pusaka Dalem Mangkunegaran pada Malam 1 Suro biasanya akan menerima ketan yang dibagikan setelah prosesi selesai. Namun, ada satu hal penting yang perlu diketahui, yakni ketan tersebut sebaiknya segera disantap dan tidak disimpan terlalu lama.
Executive Chef Pracimasana Mangkunegaran, Wayan Ari Wibowo, menjelaskan bahwa ketan yang dibagikan kepada peserta kirab dan masyarakat memiliki daya tahan yang relatif singkat. Hal ini dikarenakan ketan dibuat tanpa bahan pengawet dan dikemas secara tradisional.
"Kalau di suhu ruang itu hanya tahan sekitar 2 sampai 3 jam," ujar Wayan. Oleh karena itu, ia menyarankan agar ketan segera dikonsumsi setelah diterima untuk menghindari kerusakan atau perubahan rasa.
Ketan Malam 1 Suro memiliki filosofi mendalam sebagai simbol persaudaraan, keseimbangan, dan doa. Namun, aspek keamanan pangan juga perlu diperhatikan mengingat ketan mudah basi jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.
Bagi yang ingin menyimpan ketan, disarankan untuk memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Namun, kualitas terbaik tetap diperoleh saat ketan disantap dalam waktu singkat setelah pembagian.



