Indonesia Jadi Tamu Kehormatan di Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40
Indonesia Tamu Kehormatan Pameran Buku Tunisia ke-40

Indonesia Diundang Sebagai Tamu Kehormatan di Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40

Indonesia kembali meraih kehormatan di kancah global dengan ditunjuk sebagai Tamu Kehormatan atau Guest of Honor dalam Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40. Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Kementerian Kebudayaan Tunisia, menandai langkah penting dalam diplomasi budaya antara kedua negara.

Apresiasi dari Duta Besar Indonesia

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menyampaikan penghargaan mendalam kepada pemerintah Tunisia atas kepercayaan yang diberikan. Dalam jumpa pers yang dihadiri oleh Direktur Pelaksana Pameran Buku Muhammad Shaleh al-Kadri dan pejabat kementerian setempat, Zuhairi menekankan pentingnya momen ini.

"Kami sampaikan terima kasih kepada Presiden Kais Said dan Menteri Kebudayaan Tunisia yang telah memberikan kepercayaan kepada Indonesia sebagai Tamu Kehormatan Pameran Buku Internasional ke-40," ujar Zuhairi. Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2015, Indonesia juga menjadi Tamu Kehormatan di Pameran Buku Internasional Frankfurt, Jerman, menunjukkan konsistensi dalam promosi literatur.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rangkaian Kegiatan dan Partisipasi Luas

Pameran ini akan berlangsung dari 23 April hingga 3 Mei 2026 di Elkram, Tunis, Tunisia. Indonesia berencana menghadirkan lebih dari 1.000 buku dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia, Arab, Inggris, dan Perancis, untuk memperkenalkan khazanah pemikiran Nusantara.

Selain pameran buku, akan ada serangkaian kegiatan seperti:

  • Diskusi buku karya tokoh-tokoh nasional seperti Bung Karno, Gus Dur, dan Buya Syafii Maarif.
  • Promosi kebudayaan Nusantara melalui berbagai acara interaktif.
  • Partisipasi dari 37 negara dan 400 penerbit, menandai skala internasional event ini.

Zuhairi menambahkan, "Kegiatan ini akan memperkokoh hubungan bilateral Indonesia-Tunisia, tidak hanya di bidang budaya tetapi juga dalam pertukaran ide dan pengetahuan."

Dampak Positif bagi Hubungan Bilateral

Penunjukan Indonesia sebagai Tamu Kehormatan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan antara kedua negara, membuka peluang baru dalam kerja sama pendidikan dan kebudayaan. Dengan fokus pada literatur dan diskusi, pameran ini menjadi platform strategis untuk mempromosikan keanekaragaman Indonesia di mata dunia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga