Profil Jumhur Hidayat: Menteri Lingkungan Hidup Eks Aktivis ITB
Profil Jumhur Hidayat: Menteri Lingkungan Hidup Eks Aktivis ITB

Profil Jumhur Hidayat: Menteri Lingkungan Hidup yang Dulu Aktivis ITB

Jumhur Hidayat resmi menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam kabinet terbaru. Namanya mungkin belum setenar menteri lain, namun perjalanan kariernya cukup menarik. Sebelum duduk di kursi menteri, ia dikenal sebagai aktivis kampus saat menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Latar Belakang Pendidikan dan Aktivisme

Jumhur Hidayat lahir di Jakarta pada 12 Agustus 1975. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di ITB jurusan Teknik Lingkungan. Selama di kampus, ia aktif di berbagai organisasi mahasiswa dan gerakan lingkungan. Ia pernah menjabat sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITB dan terlibat dalam aksi demonstrasi menuntut kebijakan lingkungan yang lebih baik.

Setelah lulus, Jumhur melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia dengan fokus pada kebijakan lingkungan. Disertasinya membahas tentang pengelolaan sampah perkotaan. Ia juga sempat mengikuti program pertukaran pelajar di Jepang untuk mempelajari teknologi daur ulang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Karier Sebelum Menjadi Menteri

Sebelum diangkat sebagai menteri, Jumhur Hidayat memiliki pengalaman panjang di bidang lingkungan. Ia pernah bekerja di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai staf ahli. Ia juga aktif di LSM lingkungan seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

Pada tahun 2015, ia mendirikan yayasan yang fokus pada edukasi lingkungan untuk anak-anak. Yayasannya telah menjangkau lebih dari 10.000 siswa di berbagai daerah. Ia juga sering menjadi pembicara di seminar internasional tentang perubahan iklim.

Kontribusi dan Visi sebagai Menteri

Sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat berkomitmen untuk memperkuat regulasi perlindungan lingkungan. Ia ingin mendorong penggunaan energi terbarukan dan mengurangi polusi plastik. Program prioritasnya termasuk penghijauan kota dan rehabilitasi hutan mangrove.

Jumhur juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam menjaga lingkungan. Ia berencana melibatkan komunitas lokal dalam pengelolaan sampah dan konservasi alam. Visinya adalah mewujudkan Indonesia yang hijau dan berkelanjutan.

Dengan latar belakang sebagai aktivis, Jumhur Hidayat diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam kebijakan lingkungan di Indonesia. Pengalamannya di organisasi mahasiswa dan LSM menjadi modal berharga untuk menjalankan tugasnya sebagai menteri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga