KSAD Janjikan Pendampingan dan Rumah untuk Keluarga Prajurit Korban Longsor Cisarua
KSAD Janjikan Pendampingan untuk Keluarga Prajurit Korban Longsor

KSAD Tegaskan Komitmen TNI AD Dampingi Keluarga Prajurit Korban Longsor Cisarua

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan komitmen TNI AD untuk terus memberikan pendampingan bagi keluarga prajurit yang gugur akibat bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pernyataan ini disampaikan dalam acara pemberian santunan di Mako Korps Marinir, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Janji Pendampingan dan Bantuan Nyata

Maruli menyatakan, pihaknya hadir untuk menyampaikan rasa duka dan memberikan tali kasih kepada keluarga yang ditinggalkan. "Kami memberikan tali kasih untuk yang keluarga ada kita berikan rumah," ungkapnya, menekankan upaya meringankan beban ekonomi dan psikologis. Selain itu, TNI AD akan menyediakan fasilitas tempat tinggal bagi keluarga korban.

Tak hanya itu, Maruli mengungkapkan bahwa anak-anak korban akan mendapat peluang prioritas jika ingin menjadi prajurit TNI. "Bahwa mereka sebagai keluarga besar juga mungkin akan mendapatkan prioritas kalau masuk menjadi tentara," tuturnya. Organisasi Warakauri juga akan memantau dan memberikan dukungan, termasuk beasiswa pendidikan bagi anak korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan dari ASABRI dan Negara

Dalam acara yang dihadiri KSAL, KSAU, dan pejabat teras tiga matra ini, PT ASABRI (Persero) menyalurkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp8,38 miliar kepada ahli waris prajurit Marinir. Direktur Hubungan Kelembagaan ASABRI, Khaidir Abdurrahman, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendampingi peserta dan keluarga dengan layanan cepat dan profesional.

Manfaat yang disalurkan meliputi Santunan Risiko Kematian Khusus, Nilai Tunai Tabungan Asuransi, serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak prajurit. Penyaluran ini dilakukan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020 tentang Asuransi Sosial Prajurit TNI, Polri, dan ASN di lingkungan Kemhan dan Polri.

Latar Belakang Tragedi Longsor

Bencana longsor yang terjadi saat prajurit Korps Marinir melaksanakan latihan pratugas di Desa Pasirlangu menewaskan 23 prajurit TNI Angkatan Laut. Peristiwa ini menjadi kehilangan besar bagi institusi TNI, keluarga, dan seluruh rakyat Indonesia. Para prajurit gugur saat menjalankan tugas negara, mencerminkan dedikasi dan loyalitas dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Di tengah duka mendalam, negara memastikan kehadirannya melalui berbagai bentuk dukungan, termasuk dari ASABRI sebagai pengelola asuransi sosial. Ini menjadi wujud nyata penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan para prajurit.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga