Bantuan 100 Ton Beras dan 800 Ribu Mi Instan untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut
Bantuan 100 Ton Beras untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut

Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera Utara

Masyarakat di Provinsi Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor menerima bantuan kemanusiaan yang signifikan jelang bulan Ramadan. Bantuan ini disalurkan oleh PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam merespons isu kebencanaan di tingkat nasional.

Rincian Bantuan yang Disalurkan

Bantuan yang diberikan mencakup 100 ton beras yang diangkut menggunakan 12 unit truk, serta 10 kontainer mi instan atau setara dengan 800.000 bungkus. Proses serah terima dilaksanakan pada 29–30 Januari 2026 di Medan, Sumatera Utara, sebelum didistribusikan ke wilayah terdampak di Aceh.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf secara langsung mengapresiasi dukungan ini. "Kami mengapresiasi dukungan dan kepedulian NHM yang telah membantu masyarakat Aceh terdampak bencana. Bantuan ini sangat berarti dan menunjukan semangat kebersamaan serta gotong royong dalam membantu sesama," ujar Gubernur melalui keterangan tertulis pada Selasa (10/2/2025).

Proses Logistik dan Koordinasi

Penyaluran bantuan dipimpin oleh Said Azis yang mewakili Manajemen NHM bersama Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli Irwan Malaka. Proses penyiapan hingga pengiriman membutuhkan waktu sekitar 12 hari dengan koordinasi lintas wilayah.

"Pengiriman beras dimulai dari Jawa menuju Medan, kemudian didistribusikan ke gudang di wilayah Langsa," jelas Said Azis. "Setelah penandatanganan Berita Acara Serah Terima, sebagian beras kembali didistribusikan ke Lhokseumawe sesuai arahan Pemerintah Provinsi Aceh. Sementara itu, mi instan diambil langsung dari pabrik dan dikirim secara bertahap menggunakan 10 truk tronton menuju Aceh."

Perkuatan Peran Sosial Perusahaan

Irwan Malaka menegaskan bahwa melalui NHM Peduli, perusahaan terus memperkuat peran sosialnya dalam berbagai aksi kemanusiaan. "Kami berupaya hadir dan memberikan kontribusi nyata, tidak hanya di wilayah lingkar tambang, tetapi juga dalam merespons bencana dan kondisi darurat di tingkat nasional," tegas Irwan.

Sebelumnya, pada Desember 2025, NHM juga telah menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Sumatera Utara melalui Tim Emergency Response Team (ERT). Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan bersinergi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan keselamatan warga dan kelancaran penanganan bencana.

Bencana hidrometeorologi yang meliputi banjir bandang dan tanah longsor dalam skala masif telah menghantam beberapa wilayah di pulau Sumatera, menyebabkan kerusakan signifikan dan membutuhkan respons kemanusiaan yang cepat dan terkoordinasi.