Komdigi Targetkan Kecepatan Internet Mobile Nasional Capai 60 Mbps di 2026
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan kualitas layanan digital di Indonesia. Pada tahun 2026 ini, pemerintah menargetkan kecepatan internet mobile nasional dapat mencapai 60 Mbps sebagai tahap awal. Target jangka panjangnya adalah mencapai kecepatan 100 Mbps pada tahun 2029.
Kondisi Internet Mobile Indonesia Masih Tertinggal
Target ini muncul di tengah kondisi internet mobile Indonesia yang masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan laporan bulanan Ookla Speedtest Global Index per Desember 2025, kecepatan internet mobile Indonesia hanya mencapai 52,73 Mbps. Angka ini hanya lebih unggul dari Laos, menunjukkan perlunya percepatan peningkatan kualitas koneksi digital.
Respon Positif Telkomsel dengan Catatan Penting
Sebagai operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel menyambut baik target pemerintah ini. Abdullah Fahmi, Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, menyatakan bahwa penetapan target 60 Mbps memberikan arah kebijakan yang jelas bagi industri telekomunikasi.
"Telkomsel memandang target peningkatan kecepatan internet nasional yang ditetapkan pemerintah sebagai langkah strategis dan visioner. Penetapan target awal 60 Mbps ini menjadi dasar penting untuk mendorong peningkatan kualitas layanan secara bertahap," ujar Fahmi dalam keterangan resminya.
Menurut Fahmi, target 60 Mbps relatif realistis untuk dicapai mengingat tren peningkatan kualitas jaringan nasional dalam beberapa tahun terakhir. Modernisasi jaringan, penguatan layanan 4G, serta implementasi 5G yang terukur dinilai mampu mendorong peningkatan kecepatan dan pengalaman pelanggan secara konsisten.
Komitmen Telkomsel dan Tantangan yang Dihadapi
Telkomsel berkomitmen mendukung target pemerintah melalui optimalisasi jaringan 4G di berbagai wilayah, percepatan implementasi 5G sesuai kesiapan ekosistem, serta pemanfaatan teknologi jaringan cerdas untuk meningkatkan Quality of Experience (QoE) pelanggan.
Namun, Fahmi menekankan bahwa pencapaian target kecepatan 60 Mbps perlu diiringi dengan pembenahan kebijakan agar kualitas internet tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Beberapa aspek krusial yang perlu diperhatikan meliputi:
- Ketersediaan dan pengelolaan spektrum frekuensi yang efisien
- Penyederhanaan perizinan dan percepatan pembangunan infrastruktur
- Peninjauan beban regulasi industri telekomunikasi
- Kepastian kebijakan right of way untuk mempercepat pembangunan jaringan
Kolaborasi Kunci Pencapaian Target
Fahmi menegaskan bahwa melalui dukungan kebijakan yang konsisten dan kolaborasi erat antara pemerintah dan industri, Telkomsel optimistis target internet 60 Mbps di 2026 dapat tercapai. Pencapaian ini akan menjadi langkah awal yang penting sekaligus membuka jalan menuju target kecepatan yang lebih tinggi pada tahun-tahun berikutnya.
"Dengan dukungan kebijakan tersebut, Telkomsel meyakini bahwa target peningkatan kecepatan internet nasional dapat dicapai secara berkelanjutan, sekaligus memastikan layanan yang cepat, stabil, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan industri," pungkas Fahmi.
Target 60 Mbps ini menjadi penanda penting dalam upaya Indonesia mengejar ketertinggalan kualitas internet mobile dibandingkan negara-negara tetangga. Keberhasilan mencapai target ini akan menjadi fondasi kuat untuk transformasi digital nasional yang lebih komprehensif di masa depan.



