Indosat Luncurkan 5G AI RAN, Teknologi Pintar untuk Internet Cepat dan Responsif
Indosat Luncurkan 5G AI RAN, Internet Cepat dan Pintar

Indosat Luncurkan 5G AI RAN, Teknologi Pintar untuk Internet Cepat dan Responsif

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah meluncurkan teknologi terbaru yang menggabungkan jaringan 5G dengan kecerdasan buatan (AI), dikenal sebagai 5G AI RAN. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kecepatan internet tetapi juga menambahkan elemen kecerdasan untuk interaksi yang lebih langsung dan responsif.

Kolaborasi Global untuk Teknologi Masa Depan

Perusahaan telekomunikasi ini berkolaborasi dengan partner global seperti Nvidia dan Nokia dalam mengembangkan panggilan 5G berbasis AI. Sebelumnya, Indosat telah mengintegrasikan Artificial Intelligence Radio Access Network (AI RAN) ke dalam infrastruktur telekomunikasinya, yang kini diperkuat dengan koneksi 5G untuk menciptakan jaringan yang cepat dan pintar.

Irwan Radius, VP Head of Tech Strategic & Partnership Management IOH, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI dalam beberapa tahun terakhir telah bergeser dari aspek digital menuju interaksi fisik. "AI mulai dimanfaatkan untuk berinteraksi secara langsung dengan manusia, misalnya melalui robot atau drone. Ini adalah fisikal AI karena perintah yang kita berikan menghasilkan output fisik, bukan hanya tulisan," ujarnya di Kantor Indosat Surabaya.

Manfaat dan Aplikasi 5G AI RAN

Irwan menekankan bahwa jaringan saat ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan ini, sehingga diperlukan 5G dengan koneksi yang lebih cepat, dipadukan dengan AI untuk interaksi langsung. Manfaat yang dirasakan meliputi:

  • Respon lebih cepat dan latensi rendah
  • Stabilitas jaringan yang lebih baik
  • Kecerdasan dan komputasi yang lebih dekat dengan pelanggan

Dengan AI RAN, komputasi kecerdasan didekatkan ke pengguna, berbeda dari AI yang biasanya berada di data center. "Kita ingin membangun AI yang bisa berdiskusi dengan pelanggan, misalnya di sektor agrikultur, petani dapat menggunakan AI untuk memantau perkembangan tanaman atau ternak melalui sensor," tambah Irwan.

Inovasi Pertama di Asia Tenggara

IOH berhasil melakukan panggilan menggunakan teknologi 5G AI RAN dari Barcelona ke Surabaya, yang merupakan inovasi pertama di Asia Tenggara. Teknologi ini mengintegrasikan AI langsung ke dalam jaringan, memberikan koneksi internet super cepat dan pintar.

Bukti keberhasilan ditunjukkan melalui perintah suara dari Barcelona yang memandu robot di Surabaya untuk menjalankan instruksi, dengan hasil yang mengesankan. 5G AI RAN juga dapat diaplikasikan di berbagai sektor, seperti kesehatan dan industri robotika, untuk respon cepat dan kecerdasan yang ditingkatkan.

"Contoh penggunaan 5G AI RAN ini kita lakukan dengan mengintegrasikan Sahabat AI, menunjukkan potensi besar untuk transformasi digital di Indonesia," pungkas Irwan.