Indosat Kendalikan Robot di Surabaya dari Barcelona dengan Teknologi 5G AI RAN
Indosat Kendalikan Robot dari Barcelona Pakai 5G AI RAN

Indosat Kendalikan Robot di Surabaya dari Barcelona dengan Teknologi 5G AI RAN

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah mencapai terobosan signifikan dengan berhasil melakukan panggilan menggunakan teknologi 5G AI RAN dari Barcelona, Spanyol, ke Surabaya, Indonesia. Inovasi ini menandai pertama kalinya di Asia Tenggara, di mana kecerdasan buatan diintegrasikan langsung ke dalam jaringan, menciptakan koneksi yang tidak hanya cepat tetapi juga cerdas.

Demonstrasi Impresif dengan Robot Anjing

Teknologi tersebut dibuktikan melalui perintah suara yang dikirim sejauh ribuan kilometer dari Barcelona ke Surabaya untuk memandu robot anjing menjalankan instruksi. Hasilnya sungguh mengagumkan, dengan robot mampu mengikuti arahan secara langsung dan responsif, menunjukkan minimnya latensi dan efisiensi tinggi dari sistem ini.

Irwan Radius, VP Head of Tech Strategic & Partnership Management IOH, menjelaskan bahwa ini bukan sekadar teknologi, melainkan transformasi mendalam di Indosat. "Kami mengubah operator dari sekadar penyedia konektivitas menjadi platform yang cerdas, karena jaringan kini telah dilengkapi dengan AI," ujarnya di Surabaya pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Integrasi AI untuk Kinerja Optimal

Melalui AI-RAN, Indosat mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan, memungkinkannya bekerja lebih cepat, cerdas, dan responsif. Hal ini dicapai dengan:

  • Meminimalkan latensi untuk respons lebih cepat.
  • Meningkatkan efisiensi energi dalam operasi jaringan.
  • Mengoptimalkan pemanfaatan spektrum frekuensi.

Dengan demikian, jaringan Indosat menjadi platform yang menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, dari layanan publik hingga aplikasi smart city.

Dukungan untuk Talenta Lokal dan Masa Depan Inklusif

Di saat yang sama, Indosat memperkuat kemampuan talenta lokal melalui AI-RAN Research Center di Surabaya, yang dikembangkan bersama Nokia dan Nvidia. Program pembelajaran immersive di lab inovasi global dirancang untuk memastikan engineer Indonesia tetap menjadi inti dari kemajuan AI di tanah air.

Pada Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Indosat menampilkan panggilan 5G berbasis AI pertama di Asia Tenggara. Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan komitmen inklusif perusahaan. "Pencapaian ini memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Tidak seorang pun boleh tertinggal," katanya.

Rencana Ekspansi dan Implementasi

Melihat luasnya wilayah Indonesia dan keragaman masyarakatnya, inovasi inklusif menjadi sangat penting. Ke depan, Indosat berencana menggelar empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai langkah transisi dari uji coba menuju operasional nyata. Implementasi ini diharapkan dapat memperkuat:

  1. Kecerdasan jaringan untuk kinerja lebih baik.
  2. Kualitas layanan yang konsisten di seluruh negeri.
  3. Pertumbuhan aplikasi berbasis AI yang inovatif.

Dengan langkah-langkah ini, Indosat tidak hanya memajukan teknologi, tetapi juga membawa transformasi digital yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.