Keterlambatan penanganan kerusakan jalan dan biaya besar yang dibutuhkan menjadi latar belakang riset Dr Hani'ah Mahmudah ST MT, doktor dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Ia menghadirkan pendekatan baru dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat identifikasi kerusakan jalan.
Inovasi AI untuk Infrastruktur
Dengan inovasi ini, jalan rusak atau berlubang dapat diidentifikasi secara tepat dan cepat. Sistem yang dikembangkan menggunakan algoritma machine learning yang mampu menganalisis citra jalan secara otomatis. Dr Hani'ah menekankan bahwa kebutuhan akan sistem yang lebih efisien menjadi motivasi utama penelitiannya. Metode konvensional seringkali memakan waktu lama dan membutuhkan sumber daya besar, sehingga inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif.
Manfaat dan Implementasi
Pendekatan berbasis AI ini tidak hanya mempercepat proses deteksi, tetapi juga meningkatkan akurasi identifikasi jenis kerusakan. Hal ini memungkinkan prioritas perbaikan yang lebih tepat sasaran. Ke depannya, teknologi ini dapat diintegrasikan dengan sistem pemantauan infrastruktur jalan di berbagai daerah, membantu pemerintah dan instansi terkait dalam pengelolaan jalan yang lebih efisien.
- Deteksi cepat dan akurat menggunakan AI
- Menghemat biaya dan waktu perbaikan
- Dapat diintegrasikan dengan sistem pemantauan eksisting



