Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau para mahasiswa yang tengah menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tidak merusak fasilitas umum. Pernyataan ini disampaikan Pramono di Balai Kota Jakarta pada Jumat, 12 Juni 2026.
Pentingnya Menjaga Fasilitas Publik
Pramono menegaskan bahwa dalam negara demokrasi, penyampaian pendapat melalui unjuk rasa dijamin oleh undang-undang. Sebagai mantan aktivis, ia sangat menghormati dan menghargai hak tersebut. Namun, ia juga meminta agar aspirasi disampaikan dengan cara yang baik.
"Yang paling penting jangan kemudian fasilitas publik itu dirusak, diganggu, atau dicederai," ujar Pramono. Ia menambahkan bahwa jika fasilitas publik dirusak, yang akan merasakan kerugian adalah masyarakat itu sendiri.
Imbauan untuk Tidak Merusak
Pramono mengingatkan agar tidak ada fasilitas umum yang sengaja dirusak selama aksi berlangsung. "Karena bagaimanapun, kalau fasilitas publik itu kemudian dirusak, yang rugi ya publik sendiri. Dan sekali lagi, saya sebagai Gubernur Jakarta mengharapkan bahwa penyampaian pendapat ini dilakukan sebaik-baiknya tanpa melakukan perusakan terhadap fasilitas publik," imbuhnya.
Layanan Transjabodetabek Rute Baru
Dalam kesempatan terpisah, Pramono juga meresmikan layanan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (SH2) pada Kamis, 12 Maret 2026. Selama tiga bulan pertama, tarif bus tersebut dipatok sebesar Rp 3.500 untuk sekali perjalanan.
"Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan selama tiga bulan, terutama dalam rangka menyambut Idul Fitri, kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp 3.500 selama tiga bulan ini," kata Pramono di Terminal Blok M, Jakarta Selatan.
Evaluasi Tarif Setelah Uji Coba
Pramono menjelaskan bahwa setelah masa uji coba tiga bulan, Pemprov DKI akan melakukan evaluasi terkait tarif. Subsidi yang dikeluarkan untuk rute ini cukup besar, sehingga kemungkinan tarif akan disesuaikan setelah evaluasi.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan dua orang yang membawa molotov yang diduga hendak menyusupi aksi demo mahasiswa. Situasi di Bundaran HI terpantau kondusif dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.



