Shopee Akui Krisis Ojol: Pesanan Melonjak, Mitra Pengemudi Berkurang
Shopee Akui Krisis Ojol: Pesanan Naik, Mitra Turun

Shopee Buka Suara Soal Keluhan Sulitnya Mendapatkan Layanan Ojol

Pihak Shopee Indonesia akhirnya merespons secara resmi berbagai keluhan masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan layanan ojek online (ojol) dalam beberapa waktu terakhir, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Perusahaan e-commerce terkemuka ini mengakui adanya fenomena penurunan ketersediaan mitra pengemudi, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Lonjakan Pesanan dan Penurunan Mitra Pengemudi

Satrya Pinandita, Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, menjelaskan bahwa seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri, terjadi lonjakan volume pesanan yang signifikan di berbagai layanan on-demand dan pengiriman cepat. Namun di sisi lain, ketersediaan mitra pengemudi justru mengalami penurunan.

"Shopee mengamati adanya pola penurunan ketersediaan mitra pengemudi (fleet supply) pada minggu-minggu menjelang Idul Fitri," ujar Satrya dalam keterangan resminya pada Kamis (12/3/2026).

Fenomena ini menurutnya tidak hanya terjadi tahun ini, melainkan juga telah teramati pada tahun 2025 lalu. Pola penurunan ini terjadi secara merata pada mitra logistik yang menyediakan layanan instant dan same day delivery di platform Shopee.

Kondisi Berbeda Antara Jabodetabek dan Luar Jabodetabek

Satrya menegaskan bahwa penurunan ketersediaan mitra pengemudi lebih terasa di wilayah Jabodetabek, sementara di wilayah luar Jabodetabek kondisinya relatif lebih stabil. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kondisi ini antara lain:

  • Sebagian mitra pengemudi telah pulang kampung, khususnya mereka yang biasanya beroperasi di kota-kota besar
  • Proses penjemputan paket menjadi lebih menantang pada periode dengan curah hujan tinggi
  • Kondisi lalu lintas yang padat memengaruhi mobilitas mitra pengemudi di sejumlah area

"Mitra logistik yang menyediakan layanan instant dan same day delivery di platform Shopee juga menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan permintaan pengantaran yang cukup tinggi," tambah Satrya.

Respons Proaktif Shopee

Menghadapi situasi ini, Shopee telah mengambil langkah proaktif dengan menyampaikan informasi kepada para pengguna layanannya. Sejak pekan lalu, perusahaan telah mengkomunikasikan melalui aplikasi kepada pembeli dan penjual terkait potensi penyesuaian waktu layanan.

"Dengan demikian, pengguna dapat memantau proses pengiriman dengan lebih baik dan menyesuaikan pengiriman sesuai kebutuhan," jelas Satrya.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mengelola ekspektasi pengguna sekaligus memberikan transparansi mengenai kondisi layanan pengiriman yang sedang dihadapi. Shopee berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan layanan tetap optimal bagi seluruh penggunanya.