Polisi Tangkap Pembuat Konten Foto Pocong AI di Palembang
Polisi Tangkap Pembuat Foto Pocong AI di Palembang

Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Gandus Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pembuat dan penyebar foto rekayasa kecerdasan buatan (AI) bergambar sosok pocong. Konten tersebut sebelumnya viral di media sosial dan menimbulkan keresahan di kalangan warga Kecamatan Gandus.

Pengakuan Pelaku

Kapolsek Gandus AKP I Made Budi Harta mengungkapkan bahwa foto buatan teknologi AI itu sempat menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku berinisial F alias E (24), seorang wiraswasta asal Palembang.

"Kami telah mengamankan pembuat konten yang viral tersebut hari ini. Setelah pemeriksaan dan klarifikasi, yang bersangkutan mengakui bahwa foto pocong yang beredar merupakan hasil editan menggunakan teknologi AI," kata Made di Palembang, Senin (2/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Hukum

Petugas saat ini masih memeriksa pelaku secara intensif di Markas Polsek Gandus untuk mendalami motif utama di balik pembuatan konten yang menghebohkan itu. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menetapkan F sebagai tersangka karena masih melakukan pendalaman perkara.

Menurut Made, masifnya penyebaran di media sosial membuat banyak warga telanjur percaya bahwa foto tersebut adalah peristiwa nyata. Masyarakat secara berulang membagikan gambar manipulasi itu ke berbagai grup percakapan digital, sehingga kepanikan meluas dengan cepat.

Imbauan Polisi

Mengantisipasi dampak buruk hoaks serupa, Made mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan cermat dalam menyaring informasi visual. Ia menegaskan pentingnya memverifikasi data sebelum menyebarkan konten di media sosial supaya tidak memicu kegaduhan publik.

Tanggapan Camat

Sementara itu, Camat Gandus Jufriansyah menjelaskan bahwa pihak kecamatan sejak awal telah meminta warga untuk tetap tenang. Ia menilai fenomena hoaks berbasis teknologi AI sudah sering terjadi di berbagai wilayah lain. Jufriansyah juga mengajak para pembuat konten di Palembang untuk memanfaatkan kemajuan teknologi secara positif.

"Kami berharap para kreator dapat menghasilkan karya kreatif yang edukatif dan membawa manfaat, bukan justru menciptakan ketakutan di lingkungan masyarakat," ujar Jufriansyah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga